Gatal Ingin Memencet Jerawat? Ini Cara Aman agar Minim Bekas

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi jerawat/komedo. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Memencet jerawat sering dikira sebagai salah satu solusi untuk mengatasinya. Tapi bukannya berkurang, kondisi jerawat bisa bertambah parah bahkan bisa membekas di kulit. 

Meski sadar betul dengan risiko memencet jerawat, nyatanya banyak orang yang tak kuasa menahan diri untuk tetap memecahkan jerawat yang mendera kulitnya. Jika Anda termasuk orang yang sulit menahan godaan ini, Anda perlu tahu cara memencet jerawat yang aman.

Pada dasarnya, memencet jerawat bukanlah sesuatu yang direkomendasikan. Pasalnya, peradangan bisa menyebar dan kondisi jerawat makin parah. Namun tindakan ini mungkin bisa dilakukan dengan syarat-syarat tertentu.

Sebelum bersiap mengenyahkan jerawat, pastikan jerawat yang akan Anda pencet merupakan jerawat yang sudah ‘matang’. Jerawat ‘matang’ adalah jenis jerawat yang sudah memiliki titik putih di bagian tengahnya, yang mengintip ke luar permukaan kulit. Titik putih ini sering disebut mata jerawat. Selanjutnya, Anda cukup menyiapkan alat-alat berupa jarum dan alkohol. 

Apabila Anda harus mengusir jerawat dengan cara memencetnya, Anda sebaiknya melakukannya dengan aman. Langkah-langkah di bawah ini setidaknya dapat meminimalisasi munculnya bekas jerawat pada wajah Anda:

1. Cuci tangan

Cuci kedua tangan Anda menggunakan air hangat dan sabun hingga benar-benar bersih, lalu keringkan dengan handuk bersih.

2. Pakai jarum steril

Pastikah jarum baru, belum pernah dipakai dan steril. Sterilkan jarum dengan memanaskannya atau merebusnya. Anda bisa menggunakan korek api selama beberapa detik, lalu tunggu hingga jarum dingin.

Setelah itu, sterilkan jarum dengan menggosokkan alkohol ke jarum. Oleskan pula sedikit alkohol pada jari-jari tangan dan jerawat Anda. 

Ingat bahwa dengan membuat luka kecil di atas jerawat ini, ada risiko bahwa bakteri dari kulit akan masuk atau sebaliknya, bakteri yang di dalam keluar dan menginfeksi bagian kulit yang lain.

Sejajarkan jarum dengan permukaan kulit wajah Anda. Kemudian, tusukkan ujung jarum secara perlahan-lahan hingga menembus ke dalam mata jerawat. 

Jika sudah, keluarkan jarum tersebut untuk membuka jalan bagi mata jerawat atau nanah agar bisa keluar.

3. Lapisi dengan tisu atau kapas

Lapisi jari-jari tangan Anda menggunakan tisu bersih atau kapas. Anda kemudian perlu perlahan-lahan memberikan tekanan dari kedua sisi jerawat. Apabila jerawat sudah ‘matang’, nanah akan keluar dengan mudah dari lubang di mata jerawat. 

Sementara apabila jerawat tersebut belum matang, hentikan proses pemencetan. Segera berhenti memencet jerawat jika yang keluar dari jerawat bukan nanah, melainkan darah atau cairan bening.

4. Obat jerawat

Ketika jerawat sudah mengempis, Anda bisa mengoleskan obat jerawat  yang mengandung asam salisilat dan benzoil peroksida, atau salep bacitracin

Kombinasi asam salisilat dan benzoil peroksida dapat membantu meredakan iritasi dan kemerahan akibat jerawat, sekaligus membunuh bakteri penyebab jerawat. 

Anda juga bisa membersihkan wajah dengan sabun pembersih setelah memencet jerawat. Lalu, sterilkan area jerawat menggunakan kapas yang sudah dibasahi cairan toner.

Perlu diingat sekali lagi, cara aman memencet jerawat ini hanya boleh dilakukan pada jenis jerawat yang sudah ‘matang’ atau jerawat dengan nanah di bagian tengahnya. Risiko penyebaran bakteri juga ada, jadi perhatikan kebersihan kulit, jari-jari tangan, serta alat-alat yang Anda gunakan.

Sementara jenis jerawat sistik atau jerawat batu hanya bisa ditangani dengan suntikan steroid oleh dokter spesialis kulit. Prosedur memencet jerawat yang dilakukan oleh dokter kulit juga umumnya lebih steril dan aman, serta meminimalisir terjadinya infeksi.

SEHATQ






3 Penyebab Angioedema atau Pembengkakan Kulit

3 jam lalu

3 Penyebab Angioedema atau Pembengkakan Kulit

Pembengkakan di bawah kulit tanpa nyeri berkemungkinan menandakan angioedema


Mengenal Manfaat dan Efek Samping Baby Oil

20 jam lalu

Mengenal Manfaat dan Efek Samping Baby Oil

Selain baik bagi kulit bayi dan dewasa, ada pula efek samping baby oil yang perlu diperhatikan. Apa saja?


Scarlett Johansson Cerita Jerawat di Usia Dewasa Mempengaruhi Citra Dirinya

23 jam lalu

Scarlett Johansson Cerita Jerawat di Usia Dewasa Mempengaruhi Citra Dirinya

Scarlett Johansson telah mencoba setiap jenis peeling dan masker jerawat tapi jadi bumerang


5 Penyebab Iritasi Kulit

1 hari lalu

5 Penyebab Iritasi Kulit

Patogen bisa menyebabkan iritasi kulit, karena luka maupun sengatan serangga yang menyebabkan infeksi


Manfaat Ganda Retinol Mengobati Jerawat Sekaligus Mencerahkan Kulit

1 hari lalu

Manfaat Ganda Retinol Mengobati Jerawat Sekaligus Mencerahkan Kulit

Retinol juga memiliki banyak manfaat lain seperti mencerahkan kulit, mengurangi pigmentasi, membersihkan pori-pori dan mengobati jerawat


3 Tips Penting Belanja Produk Perawatan Kulit Sensitif

1 hari lalu

3 Tips Penting Belanja Produk Perawatan Kulit Sensitif

Tips terbaik untuk orang yang memiliki kulit sensitif adalah membaca label pada setiap produk,


Mengenal Liposarkoma, Kanker yang Terjadi pada Jaringan Lemak

1 hari lalu

Mengenal Liposarkoma, Kanker yang Terjadi pada Jaringan Lemak

Liposarkoma adalah kondisi munculnya kanker yang berkembang di sel-sel lemak.


Cara Memilih Warna Rambut yang Sesuai dengan Kulit

3 hari lalu

Cara Memilih Warna Rambut yang Sesuai dengan Kulit

Saat memilih warna rambut, pertimbangkan undertone kulit. Ada tiga jenis pigmen yang mendasari di kulit yakni hangat, dingin, dan netral.


Seberapa Sering Eksfoliasi Kulit Wajah Diperlukan?

3 hari lalu

Seberapa Sering Eksfoliasi Kulit Wajah Diperlukan?

Eksfoliasi berlebihan ditandai dengan kemerahan, gatal atau iritasi, kulit kering, kerut terlihat lebih menonjol, dan flek hitam tambah nyata.


5 Manfaat Perawatan Kulit dengan Bentonite Clay

3 hari lalu

5 Manfaat Perawatan Kulit dengan Bentonite Clay

Bentonite clay terbuat dari bubuk halus mineral yang ditemukan dalam abu vulanik