5 Kebiasaan Buruk yang Menghambat Karier, Makan Siang Kelamaan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 24_karier_ilustrasikerja

    24_karier_ilustrasikerja

    TEMPO.CO, Jakarta - Sudah bekerja lama tapi karier tak kunjung meningkat? Belum tentu semuanya karena kesalahan kantor. Sebagian mungkin karena kebiasaan buruk, seperti rasa malas yang selalu ditoleransi. Walhasil rasa malas membuat produktivitas Anda menurun. Masih banyak kebiasaan buruk yang mungkin belum Anda sadari hingga saat ini.

    Melansir laman Times of India, berikut lima kebiasaan buruk saat bekerja yang bisa menghambat karier Anda.

    1. Tidak mempunyai persiapan

    Ini adalah hal terburuk yang dapat Anda lakukan untuk citra profesional Anda. Jika Anda hadir di rapat atau presentasi tanpa persiapan, itu bisa meninggalkan kesan yang sangat buruk pada manajemen, atasan sehingga mempengaruhi penilaian Anda. Untuk mengatasi ini, luangkan waktu untuk mempersiapkan diri sehari sebelumnya. Dengan begitu, Anda tenang dan siap menghadapi rapat atau presentasi keesokan hari.

    2. Perencanaan jadwal yang buruk

    Karyawan yang efisien merencanakan hal-hal yang ingin mereka lakukan di pagi hari. Jika Anda merencanakan seluruh hari Anda sebelum menuju ke kantor, kehidupan Anda di kantor akan sedikit lebih terorganisasi. Buatlah daftar tugas dan tetap hindari hal-hal yang merugikan.

    3. Tidak tepat waktu

    Tepat waktu salah satu hal terpenting yang diperhatikan saat bekerja dan termasuk penilaian etos kerja karyawan. Jika Anda terlambat untuk hampir semua rapat, bahkan terlambat saat mengambil keputusan, itu bisa termasuk kebiasaan buruk yang bisa diubah. Sebaiknya jadwalkan alarm 15 menit lebih awal dari waktu rapat agar Anda bisa datang tepat waktu.

    4. Istirahat makan siang terlalu lama

    Meski istirahat makan siang yang diperpanjang terasa menyegarkan Anda, tetapi kebiasaan buruk itu perlahan-lahan merusak tingkat produktivitas Anda. Kiatnya adalah memanfaatkan waktu istirahat makan siang Anda untuk membahas hal-hal yang perlu ditangani di kemudian hari, jangan terlalu larut dengan gosip atau hal sepele.

    5. Komunikasi email buruk

    Email adalah cara komunikasi utama dalam lingkungan profesional dan jika Anda bukan tipe yang pro dengan email, Anda pasti tertinggal. Jika Anda terlalu lama untuk mengecek atau membalas email, bisa jadi Anda melewatkan beberapa pertemuan penting atau tenggat waktu pekerjaan. Ini bisa dianggap tidak profesional. Apa yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi hal tersebut? Aktifkan notifikasi email di desktop atau ponsel agar Anda tidak melewatkan informasi penting.

    SILVY RIANA PUTRI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.