Kunyit dan 5 Makanan Ini Bantu Menangkal Efek Buruk Polusi Udara

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kunyit. Ndtv.com

    Ilustrasi kunyit. Ndtv.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jakarta menjadi salah satu kota dengan tingkat polusi duara tertinggi dunia. Kondisi ini memicu banyak maalah kesehatan, mulai dari sistem pernapasan hingga kulit cepat menua. Bagaimana menangkal efek buruk ini? Kebanyakan orang tinggal di dalam ruangan dan menggunakan pembersih udara. Kalaupun ke luar, gunakan masker yang dapat mencegah polutan terhirup.

    Selain cara itu, Anda juga bisa mengatur pola makan. Dilansir dari Times of India, Ahad, 3 November 2019, berikut enam makanan yang dapat membantu tubuh menangkal efek buruk polusi udara.

    1. Tomat

    Tomat mengandung vitamin C yang meningkatkan kekebalan dan antioksidan lycopene yang membantu mengurangi peradangan di saluran udara. Mengonsumsi tomat mengurangi risiko masalah pernapasan seperti asma yang diperburuk oleh udara yang terkontaminasi. Tomat juga mengandung beta-karoten, yang meningkatkan kesehatan paru-paru dengan memperlambat keausannya.

    2. Kunyit

    Kunyit mengandung senyawa yang disebut curcumin. Senyawa ini memiliki sifat antiinflamasi yang dapat melindungi paru-paru dari efek buruk polusi udara. Ini adalah salah satu alasan orang diberi tahu kunyit ketika mereka menderita batuk atau pilek.

    3. Bayam

    Tak hanya tinggi zat besi dan manfaat lain, bayam juga melindungi tubuh dari efek polusi udara. Sayuran hijau ini mengandung magnesium, beta-karoten, zeaxanthin, dan lutein, yang semuanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bayam juga mengandung klorofil, antioksidan yang memiliki sifat anti-mutagenik dan anti-kanker.

    4. Biji rami

    Biji rami mengandung dua senyawa yang membantu melawan polusi udara. Pertama, asam lemak omega-3 yang melindungi sistem kardiovaskular dengan mengurangi efek kabut asap. Kedua, mengandung fitoestrogen, yang sifat antioksidannya mengurangi gejala reaksi alergi di paru-paru.

    5. Batang brokoli

    Tahukah Anda bahwa brokoli juga mengantung tinggi vitamin C yang membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Kandungan ini juga dapat membantu melawan partikel berbahaya di udara. Brokoli juga mengandung sulforaphane, senyawa yang diketahui membantu mengeluarkan zat-zat karsinogenik (penyebab kanker) melalui tinja.

    6. Alpukat

    Vitamin E diketahui mengurangi efek polusi udara pada paru-paru, sementara juga meningkatkan fungsi paru-paru. Alpukat kaya akan vitamin E, yang merupakan senyawa yang bermanfaat untuk menangkal efek polusi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.