5 Manfaat Facial untuk Kulit di Musim Dingin

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi facial. tehranskin.com

    Ilustrasi facial. tehranskin.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seiring dengan perubahan musim, ada perubahan pada kulit Anda juga. Dan itu berarti kita perlu mengubah rutinitas perawatan kulit. Facial adalah salah satu rutinitas penting untuk menjaga kulit Anda sehat dan bercahaya. Facial tidak hanya memanjakan kulit Anda tetapi ada beberapa facial di luar sana yang secara khusus menargetkan masalah kulit yang berbeda.

    Sementara musim dingin datang dengan hawa dingin dan kering di udara yang dapat menarik kelembapan kulit dan membuat kulit kering. Jadi, perlu ada perubahan dalam cara Anda merawat kulit Anda, misalnya dengan facial yang bekerja dengan sangat baik untuk mencegah kulit Anda dari kerusakan musim dingin dan memberikan apa yang dibutuhkan kulit Anda.

    Berikut ini  manfaat facial di musim dingin seperti dilansir dari laman Boldksy

    1. Penambah nutrisi untuk kulit Anda
    Tidak peduli berapa banyak Anda mencoba, Anda tidak dapat melindungi kulit Anda dari kerasnya musim dingin. Untuk mempertahankan tekstur dan penampilannya, kulit Anda membutuhkan nutrisi penting. Facial membantu untuk menggantikannya. Produk yang digunakan selama proses tersebut mengandung vitamin dan antioksidan penting yang membantu menjaga kesehatan kulit Anda. Tidak hanya produk-produk ini memberikan manfaat anti-penuaan, tapi juga mengatasi peradangan kulit, kerusakan akibat sinar matahari dan membantu meningkatkan fungsi sawar kulit.

    2. Pengelupasan
    Akumulasi sel kulit mati tidak jarang selama musim dingin. Kulit menjadi kering dan pergantian sel kulit juga berkurang. Ini berarti kulit Anda tidak kembali seperti semula. Facial membantu mengelupas kulit dan membantu mengatasi masalah ini. Pengelupasan menghilangkan sel-sel kulit mati, kotoran dan kotoran dari kulit Anda dan membuat Anda dengan kulit segar dan direvitalisasi.

    3. Pembersihan pori dalam
    Seperti dikatakan di atas, kulit menjadi kering dan akumulasi sel kulit mati meningkat. Ini menyebabkan pori-pori tersumbat. Dan jika Anda memiliki gagasan tentang perawatan kulit, Anda akan tahu bahwa pori-pori yang tersumbat dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kulit Anda. Dari jerawat hingga komedo, ada berbagai masalah kulit yang terjadi ketika pori-pori Anda tersumbat. Facial dapat membersihkan kulit Anda, membuka pori-pori kulit dan meninggalkan Anda dengan kulit yang lembut dan segar.

    4. Menambahkan hidrasi ke kulit
    Kulit kering yang berlebihan sering terjadi selama iklim musim dingin yang keras. Dengan udara dingin dan pemanas bertiup di dalam ruangan, kulit Anda cenderung kehilangan kelembaban. Kulit kering memiliki masalah sendiri dan dapat menyebabkan iritasi, gatal, dan kemerahan. Selama proses facial, pelembab, serum, dan masker wajah diaplikasikan pada kulit Anda yang sangat membantu melembabkan kulit Anda dan dengan demikian merawat kulit kering, tambal sulam, dan mengelupas.

    5. Menambahkan Cahaya pada kulit
    Manfaat besar lain dari wajah adalah menambahkan kilau alami pada kulit Anda. Berbagai produk yang diaplikasikan pada kulit Anda selama proses facial memberi nutrisi pada kulit Anda dan pijatan yang diberikan meningkatkan sirkulasi darah di kulit Anda. Ini, pada gilirannya, membantu meningkatkan produksi kolagen di kulit untuk meningkatkan elastisitas kulit dan memberi Anda kulit yang halus dan bercahaya.

    Untuk memanjakan kulit Anda selama musim dingin, lakukan facial setiap 4-6 minggu. Tapi ingat, melakukannya sekali saja tidak akan membuat perbedaan. Anda harus konsisten untuk benar-benar melihat perubahan pada kulit Anda. Dan itu saja, semuanya! Tergantung pada jenis kulit Anda dan kebutuhan Anda, ada berbagai jenis facial yang dapat Anda gunakan di musim dingin. Lihat dan pilih yang Anda butuhkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.