Kandungan yang Wajib Diketahui saat Memilih Krim Tangan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita mengoleskan krim pada tangan. Unsplash.com/Rawpixel

    Ilustrasi wanita mengoleskan krim pada tangan. Unsplash.com/Rawpixel

    TEMPO.CO, Jakarta - Pencarian krim tangan tak semudah mencari pelembap tubuh. Kadang krim tangan terlalu berat, padat, atau tidak cukup menyerap. Bahan terasa terlalu berminyak dan hanya merasa seperti lendir di jari-jari Anda.

    "Semua krim tangan tampak hebat ketika pertama kali Anda memakainya," kata Gretchen Frieling, MD, seorang dokter kulit bersertifikat. "Setelah satu kali mencuci, atau satu atau dua jam, tangan tampaknya kembali ke keadaan kering atau bersisik, atau beberapa membuat tangan Anda begitu berminyak sehingga mengancingkan baju Anda di pagi hari atau mengetik adalah latihan yang sia-sia."

    Ilustrasi jari tangan wanita. Pixabay.com

    Demi menemukan krim tangan yang terasa nyaman dan efektif sebaiknya mengetahui bahan utama apa yang harus dicari. "Saat mencari krim tangan, cari asam glikolat untuk membantu mencegah hilangnya elastisitas," kata Dr. Frieling. Kandungan lainnya yang juga bermanfaat adalah vitamin C, vitamin B, peptida, shea butter, lanolin, dan asam hialuronat.

    "Tidak ada krim tangan tunggal yang memiliki semua bahan-bahan ini, tetapi cobalah untuk menemukan satu sampai tiga kandungan tersebut," katanya seperti dilansir dari laman Well + Good. Kandungan-kandungan itu bekerja untuk membantu mencegah hilangnya kelembaban dan melindungi kulit sehingga dapat menyembuhkan.

    Sementatra Dr Fieling mengatakan kandungan adalah wewangian dan warna yang ditambahkan. "Wewangian dan warna pada daftar bahan dapat menyebabkan iritasi jika Anda memiliki kulit sensitif," kata Dr. Frieling. Dan untuk memastikan Anda tidak akan mendapatkan residu berminyak, ia merekomendasikan untuk menghindari zat pengental sintetik seperti trigliserida atau palmitat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara