Ivan Gunawan Bocorkan Koleksi 2020, Bermain Payet dan Kristal

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ivan Gunawan memamerkan koleksinya yang akan diperagakan di IPMI Trend Show 2020. TEMPO/Eka Wahyu Pramita

    Ivan Gunawan memamerkan koleksinya yang akan diperagakan di IPMI Trend Show 2020. TEMPO/Eka Wahyu Pramita

    TEMPO.CO, Jakarta - Menandai 15 tahun berkarya dalam industri fashion Indonesia, desainer Ivan Gunawan akan memamerkan koleksi terbarunya di Ikatan Perancang Mjuda Indonesia atau IPMI Trend Show 2020, pekan depan. Fashion show ini menjadi titik awal akhirnya ia bergabung dengan IPMI.

    Koleksi ini mengangkat tema "Believe", yang menurut Ivan sangat mewakili gambaran beragamnya karakter perempuan. Desainer kelahiran Jakartam 31 Desember 1981 ini ingin menampilkan koleksi yang melekat di tubuh, menunjukkan kelebihan si perempuan.

    Tema "Believe" diambil karena ia percaya apa pun yang diimpikan para perempuan bia diwujudkan. Maka 25 koleksi ini bisa merepresentasikan impian tersebut. "Keunikan koleksi ini adalah aku beli dan belajar produksi kain sendiri di India. Jadi lace ini aku buat sendiri mulai desain, warna, dan gradasi," ucap Ivan dalam wawancara terbatas di Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2029.

    Ivan mengaku koleksi ini tidak terinspirasi dari sosok atau destinasi tertentu, melainkan lahir dari apa yang dia rasakan. "Sebagai introspeksi dan rasa dari hati. Jadi rata-rata koleksi yg tercipta lahirnya satu per satu tidak langsung semuanya jadi," ucapnya.

    Koleksi ini terdiri dari gaun warna-warna kalem seperti nude, dusty, dan abu-abu, dengan detail batu-batuan dan kristal yang kemilau. 

    Menariknya, selain produksi kain sendiri, pada eksekusi Ivan merancang langsung di manekin dan model, bukan dengan pola. Wajar jika dalam prosesnya Ivan membutuhkan waktu hingga empat bulanan, bahkan untuk item andalan bisa sampai berminggu-minggu.

    Tak luput, Ivan pun sedang gemar bermain payet seperti kristal jatuh atau tear drops yang membuat koleksinya makin menyatu dengan tubuh si pemakai. "Untuk koleksi ini saya tidak menggunakan bahan yang keras seperti duchess atau santung. Bahan lebih melekat di tubuh, walau ada korsetnya yang menopang tubuh agar look-nya lebih sheer," Ivan Gunawan menjelaskan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.