Alasan Gista Putri Lebih Suka Pakai Gelang

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gista Putri, istri Wishnutama. Instagram

    Gista Putri, istri Wishnutama. Instagram

    TEMPO.CO, JAKARTA - Bagi sebagian orang penampilan terasa kurang lengkap tanpa perhiasaan. Selain untuk menunjang penampilan perhiasan juga bisa jadi fashion statement dari gaya dipilih pemakainya. Seperti yang kerap dikenakan  Gista Putri. Istri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama itu ternyata juga mengagumi perhiasan.

    Di antara ragam perhiasan, perempuan yang sedang hamil tua itu mengatakan paling suka pakai gelang. "Aku kalau pakai perhiasan di acara-acara tertentu, biasanya aku cuma pakai satu perhiasan yang simpel aja sih, gelang. Suka banget gelang jadi simpel gitu aja pakainya," ucap Gista Putri saat ditemui usai fashion show Wanda House of Jewels x Ayu Mirah Signature di Jakarta, Selasa 29 Oktober 2019.

    Gista Putri saat menghadiri “Objects of Desire” Jewelry Show di Plaza Indonesia, Jakarta, Selasa 29 Oktober 2019. Instagram/@plazaindonesia

    Wanita berusia 32 tahin ini kerap memadupadankan gelang dengan gaya andalannya, yaitu streatwear yang casual tapi tetap edgy. "Dari dulu gaya aku simpel-simpel aja sih apalagi lagi hamil makin suka simpel seperti kaos yang nyaman buat harian," ucap Gista Putri.

    cantiGista Putri, istri Wishnutama. (Instagram@gistaputri)

    Meski suka gaya simpel, Gista juga kerap mengenakan outfit spesial saat menghadiri acara-acara tertentu. Seperti yang ia kenakan hari ini, kebaya warna blush pink rancangan Ayu Mirah berpotongan tunik menampilkan karakter Gista yang simpel. "Koleksi busana Mbak Ayu banyak mengangkat kain tenun ya, karena dia berasal dari Bali jadi kainnya lebih beragam, suka banget sih," ucapnya seraya berlalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.