Wortel Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Cek 8 Manfaat Lainnya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wortel. Shutterstock

    Ilustrasi wortel. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada banyak cara mengolah wortel, mulai dari campuran sop, sayur lodeh, jus wortel atau bahan untuk kue. Wortel juga banyak mengandung beragam nutrisi untuk kesehatan. Termasuk serat, vitamin, dan mineral. Beberapa zat gizi pada wortel tersebut, juga ada yang bertindak sebagai molekul antioksidan.

    Nutrisi wortel yang kaya menjadikan sayuran ini sangat bermanfaat dan berkhasiat untuk tubuh. Senyawa karotenoid dalam wortel, seperti beta-karoten dan alfa-karoten, menjadi zat gizi kunci yang dipercaya ahli untuk untuk kesehatan, termasuk untuk melawan kanker. Manfaat wortel lainnya juga bersumber pada kandungan vitamin, termasuk vitamin C dan A.

    Berikut ini manfaat wortel untuk kesehatan tubuh.

    1. Menurunkan risiko kanker prostat
    Para ahli menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi karetonoid dengan penurunan kanker prostat, sehingga manfaat wortel ini tentu tak bisa diabaikan. Walau begitu, riset lanjutan masih sangat diperlukan, untuk menggali hubungan sebab-akibatnya.

    2. Melawan kanker usus besar
    Menurut ahli di Jepang, rajin mengonsumsi beta-karoten dapat menurunkan risiko kanker kolorektal. Kanker kolororektal adalah kanker yang tumbuh di usus besar bagian akhir, atau pada bagian usus besar yang dekat ke anus.

    3. Mengurangi risiko leukemia
    Penyakit leukemia terjadi karena akibat produksi sel darah putih (leukosit) yang abnormal dan berlebihan. Manfaat wortel lainnya yang dipercaya ahli yakni mengurangi risiko terhadap penyakit tersebut. Berdasarkan sebuah studi, rutin mengonsumsi jus wortel dapat mengurangi risiko leukemia, serta menghambat perkembangannya.

    4. Menjaga kesehatan mata
    Tak hanya kaya akan karetonoid, wortel juga mengandung vitamin A. Seperti yang mungkin sudah Anda tahu, vitamin A sangat bermanfaat untuk mata. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan berbagai gangguan. Misalnya, kebutaan pada anak-anak, atau xeropthalmia, yang merupakan penyakit mata progresif penyebab kebutaan di malam hari. 

    5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
    Wortel juga memiliki potensi manfaat untuk meningkatkan sistem imun, karena vitamin C yang terkandung di sayuran ini. Dengan demikian, wortel diyakini mampu melawan infeksi. Tak hanya itu, vitamin C juga mencegah keparahan pilek.

    6. Menjaga kesehatan jantung dan tekanan darah
    Mengonsumsi makanan berserat tinggi, serta mencukupi kebutuhan kalium, dapat melindungi jantung Anda, serta menjaga tekanan darah. Di sinilah khasiat dan manfaat wortel yang sangat potensial, karena sayuran ini kaya dengan serat serta kalium.

    7. Mencegah diabetes
    Wortel mengandung molekul-molekul antioksidan, yang dipercaya dapat mengendalikan gula darah. Selain itu, indeks glikemik sayuran oranye ini tergolong rendah, yakni 39.

    8. Menurunkan kolesterol
    Tak hanya tekanan darah tinggi yang dapat menjadi pemicu penyakit jantung. Kolesterol yang tinggi pun dapat menyumbat pembuluh darah jantung, sehingga harus bisa Anda kendalikan. Khasiat dan manfaat wortel yang potensial juga dipercaya untuk membantu Anda, agar kolesterol tak menjadi gangguan pada sistem pembuluh darah. 

    9. Mengurangi berat badan
    Bagi Anda yang saat ini tengah berusaha menurunkan berat badan, rutin mengonsumsi wortel dapat menjadi cara mudah. Sebab, wortel memiliki kalori yang tergolong sedikit, serta dapat memberikan sensasi mengenyangkan. Dengan demikian, mengganti wortel sebagai sayuran saat makan, serta menjadikannya sebagai camilan sehat, dapat Anda terapkan.

    Namun, konsumsi wortel mungkin menimbulkan alergi bagi beberapa orang, serta adanya potensi kontaminasi dari tanah yang tercemar logam. 

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.