Ratu Elizabeth II Punya Staf untuk Mencoba Sepatunya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratu Elizabeth II melihat lukisan Ratu Victoria dan Raja Albert karya Louis Haghe, saat pameran memperingati 200 tahun kelahiran Ratu Victoria di Istana Buckingham, London, 17 Juli 2019. Pameran ini menampilkan singgasana, gaun ballgown dan lukisan cat air Ratu Victoria. Victoria Jones/Pool via REUTERS

    Ratu Elizabeth II melihat lukisan Ratu Victoria dan Raja Albert karya Louis Haghe, saat pameran memperingati 200 tahun kelahiran Ratu Victoria di Istana Buckingham, London, 17 Juli 2019. Pameran ini menampilkan singgasana, gaun ballgown dan lukisan cat air Ratu Victoria. Victoria Jones/Pool via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratu Elizabeth II selalu tampil modis dari ujung kaki hingga ujung kepala. Tapi di usianya yang sudah 93 tahun, ia tak lagi bisa memakai model sepatu yang aneh-aneh. Sepatu yang ia kenakan harus dipastikan nyaman. Itu sebabnya, semua sepatunya akan dipakai dahulu oleh stafnya sampai terasa nyaman, sebelum dipakai sang Ratu. 

    Hal itu terungkap dalam buku Angela Kelly The Other Side of the Coin: The Queen, seperti yang dikutip Hello! Magazine. Kelly adalah pembuat pakaian dan orang kepercayaan Ratu.  Kelly mengungkapkan bahwa dia secara pribadi mengenakan sepatu Ratu sebelum dikenakan. Ini untuk mencegah Ratu merasa tidak nyaman pada sepatu baru yang biasanya kaku dan bikin lecet. 

    "Seperti yang telah banyak dilaporkan di media, seorang gendut mengenakan sepatu Yang Mulia untuk memastikan bahwa sepatu itu nyaman dan dia selalu baik untuk digunakan," tulisnya. "Dan ya, aku yang melakukan itu."

    Menurut dia, sang Ratu hanya punya sedikit waktu untuk dirinya sendiri dan tidak punya waktu untuk mengenakan sepatunya sendiri. Kebetulan, Kelly dan Ratu punya ukuran kaki yang sama. Jadi sangat masuk akal jika Kelly melakukannya.

    Pada 2017, Stewart Parvin, yang telah merancang lemari pakaian Queen selama 11 tahun, mengatakan kepada Evening Standard bahwa seorang anggota staf berjalan di halaman Istana Buckingham dengan sepatu baru Ratu Elizabeth II untuk membuat material sepatu lebih lembut.

    "Sepatu harus segera nyaman," kata Parvin. “Dia membuat seseorang untuk memakainya. Sang Ratu tidak pernah bisa berkata, 'Saya tidak nyaman, saya tidak bisa berjalan lagi.' Dia memiliki hak untuk meminta seseorang memakainya.”

    HELLO! MAGAZINE | PEOPLE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.