Aturan Perawatan Kulit Sebelum dan Sesudah Olahraga

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi berolahraga. Shutterstock

    ilustrasi berolahraga. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Olahraga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kulit sehat dan bersinar. Tapi, aktivitas ini justru bisa berisiko bagi kulit jika tidak disiplin melakukan perawatan sebelum dan sesudahnya.

    Untuk mendapatkan kulit sehat sebelum dan sesudah olahraga, berikut tips dari pakar kosmetik Seema Nanda, seperti dikutip dari Times of India, Ahad, 27 Oktober 2019.

    1. Mengikat rambut

    Tidak peduli seberapa panjang rambut Anda, jangan lupa mengikatnya ke belakang alias kuncir kuda. Untuk rambut pendek, Anda bisa menggunakan jepit rambut. Produk perawatan rambut yang dikombinasikan dengan keringat akan membuat pori-pori tersumbat dan menyebabkan jerawat di dahi.

    2. Jangan menyentuh wajah

    Peralatan olahraga dipenuhi kuman dan bakteri, apalagi jika berada di gym. Jadi, jauhkan tangan Anda dari wajah saat berolahraga. Jika berkeringat, Anda bisa menyekanya dengan handuk bersih.

    3. Jangan pakai makeup

    Cuci wajah Anda sebelum berolahraga, jangan menggunakan makeup. Makeup yang bercampur keringat menyebabkan iritasi dan kulit berjerawat. Tapi ketika Anda berolahraga di luar ruangan, jangan lupa mengaplikasikan tabir surya. Oleskan 15-20 menit sebelum keluar agar terserap sempurna.

    4. Cuci wajah setelah olahraga

    Gunakan pembersih lembut yang cocok untuk jenis kulit Anda. Keringat yang dibiarkan dapat membuat pori-pori tersumbat.

    5. Ganti pakaian

    Setelah olahraga, tubuh akan berkeringat dan melepaskan racun. Ini dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat di tubuh. Idealnya, Anda harus mandi cepat dan berganti pakaian bersih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.