6 Masker Wajah dari Bahan Alami untuk Memperbaiki Kulit

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi buah pepaya. (Pixabay/nightowl)

    Ilustrasi buah pepaya. (Pixabay/nightowl)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada beragam jenis masker wajah. Mulai dalam bentuk kertas lembaran, percikan, clay, dan tentu saja masker yang dapat dibuat sendiri dengan bahan alami. Meskipun kadang terlalu malas untuk membuat sendiri.

    Masker wajah sering menjadi perawatan andalan untuk mengatasi segala masalah kulit, mulai jerawat hingga penuaan dini. Beberapa bahan alami pun kerap diolah menjadi masker wajah yang memiliki manfaat tertentu. Seperti 6 masker wajah berikut ini.

    1. Masker Hidrasi Kakao
    Ada tiga bahan utama dalam masker lezat yang dapat dimakan ini, dan semua bahan bekerja sangat baik untuk wajah Anda. "Alpukat sangat melembabkan, kakao adalah antioksidan penenang kulit yang sangat baik, dan madu adalah antibakteri dan anti-inflamasi," kata Holly Monson, manajer spa di Ocean Pearl Spa di California, seperti dilansir dari laman Marie Claire.

    Hancurkan seperempat alpukat dalam mangkuk kecil. Aduk satu sendok makan bubuk kakao dan satu sendok makan madu, hancurkan dan aduk rata. Oleskan masker ke kulit Anda yang bersih dan diamkan selama 10 menit. Cuci bersih dengan air hangat, lalu gunakan pelembab seperti biasa.

    2. Masker Madu Bergizi
    "Madu adalah antibakteri alami, yang membuatnya menjadi basis yang sempurna untuk masker anti jerawat," kata Lily Kunin, pencipta Clean Food Dirty City dan penulis buku masak nabati Good Clean Food. "Nutrisi ragi juga sangat baik untuk mengobati jerawat, karena kaya akan vitamin B yang membantu menenangkan penghalang kulit, terutama untuk jerawat menjelang mentruasi.”

    Seduh satu cangkir teh chamomile dengan dua kantong teh dan dinginkan sepenuhnya. Dalam mangkuk kecil, aduk satu sendok makan madu manuka atau madu mentah, dan satu sendok teh ragi nutrisi. Tambahkan secukupnya teh chamomile ke mangkuk untuk membuat pasta lebih kental namun cukuo cair untuk digunakan ke seluruh kulit Anda, tetapi tidak terlalu berair. Oleskan lapisan tipis pada wajah Anda dan diamkan selama 20 menit. Bilas dan keringkan. Melembabkan sesudahnya!

    3. Masker wajah pisang organik
    "Masker wajah tropis ini akan memberi kulit Anda kesehatan, cahaya yang terlihat alami, dan juga dirancang untuk cukup lembut pada semua jenis kulit," kata Sharn Ronen LE, pendiri dan pemilik Skin Haven Spa Studio & WellSpa di Australia .

    Haluskan setengah pisang di mangkuk. Campurkan satu sendok makan jus jeruk dan satu sendok makan madu.  Oleskan masker ke wajah Anda, dan biarkan campuran selama 15 menit. Bilas dengan air hangat dan kemudian gunakan pelembab.

    4. Masker bertema sarapan
    "Masker wajah bertema sarapan ini membantu menenangkan dan membuat kulit berminyak, berkat campuran oatmeal yang menenangkan dan kuning telur yang mengencangkan," kata Ronen.

    Campurkan satu kuning telur, satu sendok makan madu, dan satu sendok makan minyak zaitun dengan setengah cangkir oatmeal. Aduk rata, lalu oleskan ke wajah Anda selama 15-20 menit. Bilas dengan air hangat dan kemudian melembabkan.

    5. Masker Pencerah Pepaya
    "Masker ini sangat bagus untuk mereka yang memiliki hiperpigmentasi, bintik-bintik matahari, dan warna kulit yang tidak rata," kata Ronen. Campurkan dua sendok makan madu dan setengah cangkir pepaya tumbuk. Oleskan campuran tersebut dengan lembut pada wajah Anda selama 15-20 menit. Bilas dan gunakan pelembap.

    6. Masker Jeruk Madu
    "Masker berbasis madu dan oranye ini adalah cara cepat untuk memperbaiki kulit kusam menjadi bercahaya kembali," kata Ronen. Campurkan tiga sendok makan jus jeruk dengan seperempat cangkir madu. Gosokkan campuran tersebut sedikit di wajah Anda dan biarkan selama 15 menit. . Bilas dengan air hangat dan, seperti biasa dan selamanya, ikuti dengan melembabkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.