8 Manfaat Buah Salak, Bisa Meredakan Gangguan Pencernaan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi salak (pixabay.com)

    Ilustrasi salak (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Nia Ramadhani menduduki daftar ternding topik di Twitter hanya karena kesulitan mengupas buah salak. Dalam video yang diunggah di Instagram, terdengar suara suaminya, Ardi Bakrie, meminta Nia mengupas buah asli Indonesia, dan dijawab dengan gelengan kepala. Nia malah bertanya apakah megupasnya harus menggunakan pisau.

    Ardi meledek Nia yang tidak tahu cara membuka salak, lalu memintanya menggigitnya. Putus asa, Nia pun setengah melempar buah itu di atas meja.

    Mengupas buah salak memang butuh perjuangan karena kulitnya yang tajam mirip sisik ular. Tapi di balik kulitnya yang tajam itu, terdapat daging buah salak yang mengandung beragam nutrisi yang baik untuk tubuh, seperti protein, zat besi, kalium, kalsium, beta karoten, karbohidrat, fosfor, vitamin A, vitamin C, dan antioksidan.

    Selain itu, buah salak juga dianggap mengandung unsur-unsur penting, seperti senyawa fenolik dan serat makanan. Dalam 100 gram buah salak, mengandung 82 kalori, 4 persen lemak, dan 1 persen protein. 

    Lalu, apa saja manfaat buah salak untuk kesehatan tubuh?

    1. Baik untuk kesehatan mata

    Beta karoten sebagai antioksidan kuat yang terkandung dalam salak dapat membantu menjaga kesehatan mata, termasuk bagi penderita rabun jauh. Selain itu, dapat menurunkan risiko degenerasi makula (masalah mata kronis) dan memperlambat perkembangan katarak seiring bertambah usia.

    Kandungan beta karoten dalam buah salak lima kali lebih banyak daripada yang terkandung dalam buah mangga dan semangka.

    2. Membantu menurunkan berat badan

    Kandungan serat dan antioksidan yang tinggi dalam buah salak membuatnya baik dikonsumsi ketika diet. Kalorinya yang rendah juga dapat membantu untuk menurunkan berat badan. Sementara, kalsium dan karbohidrat yang terkandung dalam salak dapat memberi tubuh energi meski sedang diet.

    3. Meningkatkan kesehatan tubuh

    Salak merupakan buah padat nutrisi yang membantu meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Buah salak kaya akan vitamin dan mineral penting yang dapat membantu menjaga fungsi tubuh dengan baik. Sementara, antioksidan dalam buah salak berguna melawan kerusakan sel dan jaringan tubuh.

    4. Meningkatkan energi

    Karbohidrat yang terkandung dalam buah salak dapat menjadi energi sepanjang hari. Selain itu, buah salak dipercaya mampu meningkatkan stamina dan menstimulasi metabolisme  sehingga meningkatkan energi pada tubuh Anda.

    5. Menjaga kesehatan kardiovaskular

    Salak kaya akan kandungan kalium yang membantu menurunkan tekanan darah sehingga mengurangi ketegangan di pembuluh darah dan arteri, serta dapat menjaga kesehatan jantung.

    Jumlah antioksidan dan mineral yang tinggi dalam salak juga bisa menjaga fungsi sistem kardiovaskular dengan baik, serta membantu pengaturan air dalam tubuh Anda.

    6. Melawan gangguan pencernaan

    Salak kaya serat dan vitamin yang membantu meredakan sakit perut, buang air besar tidak teratur, perut kembung, diare, dan gangguan pencernaan lainnya. Selain itu, kulit salak mengandung senyawa yang bisa mengobati diare.

    7. Menguatkan ingatan

    Kandungan potasium, beta karoten, dan pektin yang tinggi dalam buah salak mampu meningkatkan aliran darah ke otak. Hal ini bisa membuat fungsi kognitif tubuh dan daya ingat menjadi meningkat.

    Oleh sebab itu, salak juga dijuluki sebagai “memory fruit”. Bukan hanya itu, kandungan nutrisi dalam salak pun dapat membantu menghilangkan stres oksidatif dan mencegah penyakit neurodegeneratif (seperti parkinson atau alzheimer).

    8. Mengontrol kadar gula darah

    Kulit buah salak yang dibuat menjadi teh dapat membantu regenerasi sel di pankreas yang mengontrol gula darah. Selain itu, salak juga mengandung pterostilbene (agen penurun glukosa darah) yang mampu mengendalikan diabetes.

    Kandungan serat tinggi yang terdapat dalam buah salak juga sangat baik untuk mengatur kadar gula darah. Meski salak mengandung karbohidrat, namun serat tersebut dapat mencegah lonjakan gula darah.

    Beragam manfaat buah salak itu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut dalam memastikan kebenarannya. Namun, karena kandungan nutrisinya yang beragam, buah salak baik dikonsumsi untuk kebaikan Anda.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.