6 Manfaat Mengonsumsi Matcha yang Kaya Antioksidan dan Klorofil

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi matcha (Pixabay.com)

    Ilustrasi matcha (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Matcha, teh hijau bubuk, kini makin populer. Minuman yang awalnya merupakan bagian dari upacara minum teh di Jepang itu kini juga hadir dalam bentuk makanan penutup dan snack. Tah hanya enak, matcha diyakini memiliki sejumlah manfaat kesehatan.

    Studi menunjukkan bahwa teh hijau memberikan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Ada beberapa bukti bahwa teh hijau matcha memberikan dosis yang lebih terkonsentrasi dari setidaknya satu dari antioksidan yang ada di dalam teh hijau.

    Berikut beberapa manfaat matcha yang perlu Anda ketahui.  

    1. Setara dengan 10 gelas teh hijau

    Satu cangkir matcha dianggap setara dengan sepuluh cangkir teh hijau dari daun. Ketika teh hijau hanya dicelupkan dan ampasnya dibuang, matcha green tea dikonsumsi seluruhnya sehingga Anda mendapatkan seluruh nutrisi di daunnya.

    2. Mengandung Epigallocatechin Gallate tinggi

    Matcha teh hijau mengandung sekitar 130 kali lebih banyak EGCG atau Epigallocatechin Gallate jika dibandingkan dengan teh hijau celup. Studi menunjukkan bahwa EGCG dapat mengendalikan efek merusak dari radikal bebas dan memiliki sifat melawan kanker yang efektif.

    3. Mengurangi kolesterol jahat

    Konsumsi matcha secara teratur memiliki efek mengurangi kolesterol LDL (kolesterol jahat yang berpotensi menyebabkan risiko jantung). Studi juga menunjukkan bahwa matcha efektif dalam menurunkan tekanan darah tinggi yang menjadi penyebab penyakit jantung.

    4. Kaya antioksidan

    Antioksidan yang terkandung dalam matcha green tea sangat baik untuk mendukung kesehatan tubuh dan kulit dengan mengurangi peradangan dan melindunginya dari radikal bebas. Antioksidan berperan dalam mencegah penuaan kulit sehingga melindungi remaja. Selain itu, matcha mengandung empat kali lebih banyak vitamin A yang kaya karoten daripada wortel dan sembilan kali lebih banyak dari bayam.

    5. Kaya L-Theanine

    Matcha teh hijau kaya akan L-Theanine, asam amino yang membantu menyeimbangkan kafein yang ada dalam teh. Meskipun minuman ini mengandung jumlah kafein yang sama dengan jenis teh lainnya, diyakini bahwa L-Theanine menciptakan rasa tenang dalam pikiran dan tubuh tanpa rasa kantuk. L-Theanine yang ditemukan di matcha diketahui membantu merangsang gelombang otak alpha, yang membantu meningkatkan kemampuan untuk fokus pada tugas-tugas yang ada.

    6. Tinggi klorofil

    Perkebunan teh untuk matcha biasanya di bawah naungan sehingga memungkinkan daunnya menyimpan jumlah klorofil yang lebih tinggi. Penelitian menunjukkan bahwa klorofil membantu tubuh membuang logam berat, racun, dan bahan kimia berbahaya lainnya.

    MEDICAL NEWS TODAY | TIMES OF INDIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.