Kylie Jenner Anggap Strech Mark di Tubuhnya sebagai Hadiah Stormi

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kylie Jenner menggendong putrinya Stormi Webster saat menghadiri pemutaran perdana film dokumenter

    Kylie Jenner menggendong putrinya Stormi Webster saat menghadiri pemutaran perdana film dokumenter "Travis Scott: Look Mom I Can Fly" di Santa Monica, California, 27 Agustus 2019. Film dokumenter menceritakan kisah Travis Scott itu yang ditayangkan di Netflix. REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO.CO, Jakarta - Seperti ibu pada umumnya, Kylie Jenner juga punya stretch mark atau guratan halus di kulit yang biasanya muncul ketika tubuh bertambah besar. Perempuan 22 tahun ini mendapatkan stretch mark saat hamil Stormi, putrinya bersama Travis Scott yang saat ini berusia satu tahun. Namun, itu bukan masalah baginya. Ia justru menganggap ini sebagai anugerah yang ia dapatkan bersama Stormi.

    Kylie mengungkapkan hal itu ketika ditanyakan oleh pengikutnya di Instagram. Pendiri Kylie Cosmetics ini membuka sesi tanya jawab, penggemarnya bebas menanyakan apa pun tentang dia. Dari kosmetik hingga keinginannya untuk punya anak lagi.

    Seorang penggemar menanyakan apakah ia punya stretch mark selama hamil dan apa yang ia lakukan untuk mengatasinya.

    “Di payudara, bokong, dan paha. Saya belum menyingkirkannya, hanya menerima sebagai hadiah kecil dari Stormi LOL,” ia menjawab di Instagram Storiesnya, Sabtu, 12 Oktober 2019.

    Seorang penggemar lain menanyakan bagaimana ia mengembalikan berat badannya setelah melahirkan.

    “Aku kembali dengan cepat tetapi tidak pernah sama lagi dan masih belum. Sekali saya menerima perubahan, dan percaya diri akan kembali. Itu hanya butuh waktu,” kata dia.

    Strech mark merupakan guratan yang sering nampak pada kulit bagian tubuh tempat lemak terkonsentrasi, seperti payudara, paha, bokong, perut, atau lengan. Ini adalah kondisi normal karena kulit meregang cepat saat hamil, lapisan kulit atas akan menipis sehingga lapisan kulit bawah akan muncul di permukaan.

    Menurut Health Line, diperkirakan 50 hingga 90 persen wanita hamil akan mengalami stretch mark sebelum melahirkan. Beberapa ahli percaya bahwa hormon selama kehamilan dapat membuat wanita lebih rentan terhadap stretch mark. Hormon-hormon ini dapat membawa lebih banyak air ke dalam kulit, membuat rileks dan lebih mudah sobek saat diregangkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.