Bella Hadid Ingatkan Penggemar untuk Berpikir Bahagia

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model Bella Hadid berpose di atas karpet merah saat menghadiri peluncuran koleksi terbaru Rihanna, Savage X Fenty di ajang New York Fashion Week di Barclays Center di Brooklyn borough New York, AS, 10 September 2019. REUTERS/Shannon Stapleton

    Model Bella Hadid berpose di atas karpet merah saat menghadiri peluncuran koleksi terbaru Rihanna, Savage X Fenty di ajang New York Fashion Week di Barclays Center di Brooklyn borough New York, AS, 10 September 2019. REUTERS/Shannon Stapleton

    TEMPO.CO, Jakarta - Bella Hadid mengakhiri perayaan ulang tahunnya ke-23 dengan pesan yang lebih serius bagi para pengikutnya di Instagram. Dia mengingatkan agar menjaga diri sendiri. Pesan ini berkaitan dengan Hari Kesehatan Mental Dunia pada 10 Oktober, satu hari setelah Bella merayakan ulang tahunnya.

    Model yang memiliki nama lengkap Isabella Khair Hadid itu berterima kasih kepada para penggemar yang telah memberikan ucapan selamat ulang tahun untuknya, melalui sebuah unggahan di Instagram, Jumat 11 Oktober 2019.  Kemudian dia mengungkapkan pengalamannya sendiri untuk menekankan pentingnya berbicara jika Anda merasa sedih.

    “Kemarin adalah hari kesadaran kesehatan mental. Perjuangan yang saya tahu sebagian besar dari kita telah atasi di masa lalu atau hadapi saat ini,” tulis Bella Hadid. "Dan jika tidak, Anda mungkin mengenal seseorang yang ... sesuatu yang telah saya tangani selama beberapa tahun tetapi akhirnya pada titik di mana ia tidak mengalahkan saya sebanyak sebelumnya.”

    Bella Hadid. Instagram/@teamofbella

    Bella menambahkan bahwa dia masih mengalami hari-hari yang buruk bersama dengan yang baik. Tetapi bersyukur dan bangga pada diri sendiri memasuki tahun ke-23 kehidupannya. Tahun lalu, mantan pacar The Weeknd ini mengungkapkan masalah kecemasan sosial yang dihadapinya di acara ibunya, Making a Model with Yolanda Hadid. Kini dan dalam unggahan terbarunya, dia mengatakan dengan menceritakan masalah dengan orang yang paling dekat dengannya dapat membantunya melewati masa-masa sulit dalam hidupnya.

    “Terkadang sepertinya lebih mudah untuk hidup dalam kesedihanmu daripada membicarakannya. jika itu bukan untuk orang-orang terdekat saya, saya mungkin masih berada di tempat itu, dan untuk itu, saya selamanya berterima kasih kepada mereka," tambahnya.

    Bella Hadid yang memiliki lebih dari 26 juta pengikut di Instagram, memperingatkan para penggemar untuk bersikap realistis ketika mereka melihat gambar secara online serta mengingatkan mereka bahwa media sosial dapat menyesatkan. "Kebahagiaan yang kami ciptakan secara online saat bersedih dalam kehidupan nyata tidak masuk akal," katanya.

    Bella Hadid, berpose saat menghadiri screening film "Pain and Glory" dalam acara Festival Film Cannes di Cannes, Prancis, 17 Mei 2019. REUTERS/Regis Duvignau

    Melansir laman People, ini bukan pertama kalinya adik Gigi Hadid ini jujur tentang kesehatannya. Dia mengungkapkan perjuangannya dengan penyakit Lyme yang berdampak secara fisik dan mentalnya, kepada Vogue Desember lalu. Dia bukan satu-satunya di keluarganya yang terus terang tentang topik kesehatan mental. Gigi Hadid juga telah berbicara tentang pentingnya pola pikir yang sehat. Dia tampil dengan kasing telepon pada tahun 2018 yang berbunyi, "media sosial benar-benar membahayakan kesehatan mental Anda."

    Untuk menutup pesannya kepada penggemar, Bella mengakhirninya dengan catatan positif. "Anda tidak pernah tahu seberapa banyak kata-kata Anda atau hanya senyuman dapat mengubah hari seseorang ... Jika Anda membaca ini dan merasa seperti tidak ada cahaya di ujung terowongan ... ada ... dan saya melihat Anda!" kata Bella Hadid. "Kamu kuat, kamu cukup baik dan kamu BERPIKIR untuk bahagia!!"


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.