Jaga Stamina, Imelda Therinne Pilih Olahraga Boxing dan Lari

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Imelda Therinne menerima penghargaan sebagai Pemeran Wanita Terbaik untuk perannya di film

    Imelda Therinne menerima penghargaan sebagai Pemeran Wanita Terbaik untuk perannya di film "Belenggu" dalam Indonesian Movie Awards 2013 di Studio RCTI, Kebon Jeruk,Jakart, Senin (27/5). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaImelda Therinne kembali sibuk berakting di layar lebar setelah sempat vakum enam tahun. Ibu dua anak ini tengah sibuk mempromosikan salah satu filmnya, Ratu Ilmu Hitam, yang akan tayang awal November mendatang.

    “Di film itu adeganku banyak reaksi, jadi butuh stamina yang lumayan,” kata dia saat berkunjung ke kantor Tempo, Selasa, 8 Oktober 2019.

    Untungnya, ia memiliki stamina yang cukup kuat berkat olahraga yang ia lakukan secara rutin. Aktris yang bermain di film Belenggu ini mengaku sedang menyukai olahraga boxing. Menurut aktris 37 tahun ini, boxing sangat membantu dia menjaga kebugaran tubuh dan membantunya mengatasi stres.

    “Sebenarnya lebih ke latihan kardio, repetisi. Bukan fightingnya,” ujar dia.

    Selain tubuh bugar, Imelda juga mengatakan olahraga ini membantu ia mengatasi stres dan membangun kepercayaan diri secara keseluruhan. Beberapa pekerjaan yang ia jalani tidak dimungkiri membuat ia mengalami gangguan secara psikologis, seperti yang dialaminya saat syuting Ratu Ilmu Hitam. Di film itu, Imelda harus beradegan bersama kelabang, padahal ia memiliki fobia terhadap binatang itu.

    “Dan itu juga berimbas pada pekerjaan di layar lebar karena butuh stamina dan kesehatan kepala (pikiran),” ujar Imelda yang berlatih boxing seminggu dua kali.

    Selain boxing, olahraga rutin Imelda adalah lari. Menurut dia, olahraga ini paling simpel karena bisa dilakukan di sekitar rumah. “Kalau ada waktu ambil sneakers, lari,” kata dia.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.