7 Tips Mencegah Makan Berlebihan saat Stress

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makan piza. Shutterstock.com

    Ilustrasi makan piza. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat Anda harus lembur di kantor, tunangan bertingkah menjengkelkan, sementara banyak pekerjaan yang harus dikerjakan, tentu membuat Anda merasa stres. Salah satu cara yang paling mudah dan cepat untuk membuat diri sendiri nyaman adalah dengan makan.

    Ya, makanan kerap dijadikan pengalih perhatian saat emosi atau stres. Kondisi yang dikenal dengan istilah stress eating atau emotional eating ini dapat dicegah agar Anda tidak makan berlebihan. Agli gizi, Serena Poon membagikan tujuh teknik makan yang cermat.

    1. Memeriksa tingkat kelaparan
    “Apakah kamu makan karena kamu benar-benar lapar? Atau karena kebiasaan atau emosi? " Serena Poon mengatakan bahwa menjadi sadar akan sensasi tubuh Anda adalah langkah pertama yang baik dalam makan yang berdaya. Semakin Anda memahami mengapa Anda benar-benar meraih kotak Oreo itu, semakin baik Anda dapat mengendalikan kebiasaan makan yang tidak sehat.

    2. Lakukan meditasi
    Ini tentang mengurangi stres secara keseluruhan. “Meditasi adalah alat luar biasa yang memungkinkan kita untuk mengubah keadaan pikiran kita,” kata Poon seperti dilansir dari laman Purewow. "Dalam pengalaman saya, latihan meditasi setiap hari, bahkan jika hanya beberapa menit, bisa sangat efektif untuk mengurangi stres secara keseluruhan, membuat kami fokus dan membumi, mengurangi kebiasaan makan yang berhubungan dengan stres."

    3. Istirahat
    Menurut Serena Poon, jika Anda mulai merasakan keinginan untuk menghilangkan stres, istirahat sejenak dari apa yang Anda lakukan." Berjalan-jalanlah di sekitar blok, rumah atau kantor Anda. “Mengubah fisiologi kita dapat memiliki efek langsung pada pikiran kita. Latihan-latihan ini hanya memakan waktu beberapa menit dan dapat membantu Anda melepaskan diri dari stres,” ujarnya.

    4. Makan makanan nabati
    Anda tahu pepatah "di luar penglihatan, di luar pikiran"? Ya, itu juga berlaku untuk junk food. Selama masa stres tinggi, Poon merekomendasikan untuk memenuhi dapur dengan sayuran akar, kacang-kacangan dan alpukat untuk menjaga tingkat energi Anda tetap tinggi.

    5. Tidur yang cukup
    Kebiasaan makan cenderung menurun dengan gangguan tidur," Poon memperingatkan. "Ketika kita tidak cukup tidur, adrenal kita menjadi tidak seimbang, kadar kortisol kita naik dan kita mendapati diri kita ingin memuaskan hasrat kita." Tidur tujuh hingga delapan jam semalam dapat membantu Anda mengelola makan stres.

    6. Tetap terhidrasi
    Minum banyak air selalu penting, tetapi sebaiknya lebih ditingkatkan selama masa stres tinggi. Serena Poon mengatakan bahwa seringkali, ketika berpikir kita lapar atau lelah, kita sebenarnya mengalami dehidrasi. "Daripada minuman manis yang dianggap dapat menenangkan minumlah segelas air, atau jika Anda lebih suka minuman hangat, secangkir teh."

    7. Ingat diri sendiri
    Makan saat stres terjadi, dan itu bukan akhir dari segalanya. Kuncinya, Poon menekankan, adalah untuk mengingat bahwa stress eating adalah hal yang sangat umum, dan penting untuk bersikap lembut dengan diri sendiri dan mencoba untuk tidak terlalu banyak menyalahkan diri sendiri tentang hal itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.