7 Kesalahan yang Dilakukan saat Membersihkan Rumah

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bersantai/rumah bersih. Shutterstock.com

    Ilustrasi bersantai/rumah bersih. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kegiatan membersihkan rumah biasanya jadi agenda wajib setiap keluarga. Tentu kita semua mungkin ingin rumah menjadi bersih dan dalam waktu sesingkat mungkin. Tetapi ada kebiasaan umum yang menghambat kegiatan membersihkan rumah.

    Hal-hal seperti lupa membersihkan peralatan pembersih, atau lupa merendam panci dan wajan yang kotor, bisa menghabiskan waktu. Ada tujuh kesalahan yang kerap dilakukan saat pembersihan sehingga banyak waktu terbuang percuma. Dengan mengetahui kesalahan tersebut, Anda dapat melakukan pembersihan lebih efisien setiap minggu.

    Berikut ini daftar kesalahan saat membersihkan rumah seperti dilansir dari laman Real Simple

    1. Tidak Membersihkan Peralatan Pembersih 
    Mesin pencuci piring dan mesin cuci dirancang untuk membersihkan benda-benda, sehingga tidak perlu dibersihkan sendiri. Ini anggapan yang keliru. Jika Anda tidak membersihkan mesin pencuci piring secara berkala, partikel dan residu makanan dapat menumpuk, menyebabkan bau asam yang tidak sedap. Jika piring yang baru dicuci keluar keruh, atau pakaian Anda yang baru dicuci memiliki bau yang tak sedap, itu pertanda Anda tidak membersihkan peralatan ini.

    Alih-alih membuang-buang waktu (belum lagi, air) menjalankan semuanya melalui siklus pencucian kedua, bersihkan mesin Anda untuk membuatnya bekerja lebih efisien. Pelajari cara membersihkan mesin cuci piring Anda dengan cara yang benar. Misalnya dengan menempatkan secangkir cuka putih di rak paling atas.

    2. Menggunakan Kain Pembersih Kotor
    Jika Anda menyeka meja dapur dan membersihkan jendela dengan kain kotor, justru membuat benda-benda itu jadi kotor. Bukan saja Anda bisa menyebarkan bakteri secara tidak sengaja di sekitar rumah Anda, tetapi Anda juga bisa membuat cermin dan jendela kaca menjadi lebih kotor.

    Singkirkan kain pembersih yang kotor, dan pilih kain mikrofiber yang tidak akan meninggalkan serat dan dapat dilemparkan ke mesin cuci kapan pun membutuhkan penyegaran. Serat-serat yang dijalin rapat bahkan mampu menyapu bakteri (dengan atau tanpa bantuan pembersih kimia) untuk membawa pembersihan Anda ke tingkat berikutnya.

    3. Tidak Menggunakan Alat yang Tepat  
    Ada beberapa alat untuk membersihkan rumah yang membuat tugas yang membosankan dan memakan waktu jauh lebih mudah. Jika Anda masih membersihkan kerai jendela dengan tisu atau menarik bangku unuk membersihkan cetakan mahkota, ada cara yang lebih mudah. Gunakan sikat pembersih yang dapat menjangkau sudut rumah yang sempit atau sulit dibersihkan.

    4. Tidak merendam peralatan masak yang kotor
    Setelah Anda selesai memasak, biasakan memindahkan makanan dari panci dan wajan yang sudah dimasak dan merendam piring dalam air hangat dan bersabun. Namun jika Anda memasak dengan panci aluminium, biarkan agak dingin dulu. Air dingin berpotensi membengkokkan panci aluminium yang panas.

    5. Lupa Mengosongkan Vakum
    Pada saat Anda selesai menyedot debu seluruh rumah, hal terakhir yang ingin Anda lakukan adalah menghabiskan waktu untuk mengosongkan kantong atau membersihkan sikat. Jika kantong terisi puing-puing dan sikat tersumbat dengan bulu dan rambut hewan peliharaan, itu tidak akan berfungsi juga.

    6. Tidak Membersihkan dari Atas ke Bawah
    Pikirkan tentang rutinitas pembersihan khas Anda untuk dapur. Apakah Anda mulai dengan menyedot debu atau menyapu lantai, lalu menyeka meja, dan akhirnya membersihkan debu di atas lemari dapur? Jika demikian, pada saat Anda selesai, Anda mungkin memperhatikan bahwa remah-remah dan debu telah jatuh ke lantai Anda yang baru dibersihkan. Ada cara yang lebih baik.

    Terapkan kebiasaan membersihkan dari atas ke bawah. Mulailah dengan membersihkan kabinet, permukaan, dan penghitung atas sebelum pindah ke permukaan dan lantai yang lebih rendah. Dengan cara ini, Anda tidak akan membatalkan pekerjaan sebelumnya, yang dapat menyebabkan Anda mundur dan membuang waktu yang berharga.

    7. Tidak Membersihkan saat Anda Pergi
    Apakah Anda membersihkan saat Anda pergi, atau Anda lebih suka menyimpan semuanya di akhir pekan? Meskipun tidak ada cara yang salah dan jadwal hari kerja yang sibuk dapat membuat opsi yang terakhir lebih layak untuk Anda, Anda akan menghemat waktu jika Anda membersihkannya. Pada akhir pekan n noda akan mulai menempel, tumpukan kekacauan akan semakin besar, dan tugas itu akan tampak lebih menakutkan.

    Jika Anda bisa, luangkan waktu beberapa menit untuk membersihkan tumpahan saat itu terjadi — Anda akan berterima kasih kepada diri sendiri nanti saat Anda tidak berusaha menghilangkan noda anggur merah di karpet Anda. Sebelum Anda tidur, luangkan waktu lima menit untuk membersihkan mainan, kertas, atau pakaian anak-anak yang berserakan di sekitar rumah. Ketika lima menit sudah habis, saatnya tidur. Mungkin tidak cukup waktu untuk merapikan semuanya, tetapi itu akan membuat sesi pembersihan akhir pekan Anda lebih cepat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.