Benarkah Alat Kontrasepsi Meningkatkan Risiko Kanker Payudara?

Ilustrasi peduli kanker payudara. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Jika Anda ingin menghindari kehamilan yang tidak diinginkan, tidak perlu khawatir menggunakan alat kontrasepsi. Namun ada kekhawatiran alat kontrasepsi meningkatkan risiko kanker payudara. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine, wanita yang menggunakan pil KB hormonal atau menggunakan IUD hormon selama bertahun-tahun mengalami peningkatan risiko kanker payudara yang kecil namun signifikan dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Studi ini diikuti oleh 1,8 juta wanita Denmark selama lebih dari 10 tahun dan menemukan bahwa, untuk setiap 100.000 wanita, dalam pengendalian kelahiran hormonal menyebabkan 13 kasus kanker payudara tambahan per tahun. Secara khusus, ada 55 kasus kanker payudara setiap tahun di antara 100.000 wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi hormonal, dan 68 kasus kanker payudara di antara mereka yang melakukannya.

Studi ini tidak menemukan perbedaan signifikan antara metode hormonal yang digunakan wanita yang menggunakan kontrasepsi oral kombinasi (estrogen dan progestin) dan mereka yang menggunakan metode progestin saja. Karena keduanya masing-masing memiliki risiko lebih tinggi. Menurut penelitian, risiko seorang wanita meningkat semakin lama dia menggunakan alat kontrasepsi hormonal. Jadi, hormon yang harus disalahkan atas peningkatan risiko, tetapi mekanisme pastinya belum diketahui.

Tetapi sebelum Anda panik, ketahuilah bahwa pengendalian kanker payudara sebenarnya bukan berita baru bagi dokter Anda. Penelitian sebelumnya telah menemukan hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormon yang sedang berlangsung dan kanker payudara. Hal tersebut dikemukakan oleh Jack Jacoub, M.D., seorang ahli onkologi medis dan direktur medis dari MemorialCare Cancer Institute di Orange Coast Medical Center di Fountain Valley, California. Sebagai contoh, sebuah penelitian skala besar 2010 menemukan bahwa pil KB datang dengan risiko yang secara signifikan lebih tinggi dari kanker payudara.

Namun, versi yang lebih tua dari pengendalian hormonal memiliki lebih banyak estrogen daripada versi saat ini, dan banyak profesional medis berasumsi bahwa risikonya telah diturunkan dengan versi yang lebih baru. "Kami sudah lama mengetahui hal ini," kata Jacoub.

Jacoub mengatakan bahwa wanita tidak perlu panik tentang ini, tetapi mencatat bahwa itu baik untuk menyadari risiko. Mengingat bahwa menggunakan kontrasepsi hormonal untuk jangka waktu yang lama meningkatkan risiko Anda. Ide yang baik untuk mencoba mengurangi berapa lama Anda menggunakannya atau, setidaknya, mencoba untuk bertukar dengan beberapa metode non-hormon setelah Anda sudah menggunakan metode hormonal selama bertahun-tahun.

Jika Anda memiliki riwayat keluarga yang kuat akan kanker payudara, Jacoub mengatakan itu adalah ide yang baik untuk berbicara dengan dokter Anda tentang kemungkinan beralih ke metode kontrasepsi non-hormonal. Jadi, misalnya, Anda mungkin beralih dari IUD hormonal ke versi tembaga.

Namun pada akhirnya, Anda tidak perlu stres tentang hal ini. Sadarilah dan ketahui tentang pro dan kontra dari setiap metode kontrasepsi yang Anda gunakan. Menurut Jacoub, perkembangan kanker payudara tergantung pada banyak faktor dan menggunakan hormon KB saja tidak mungkin menyebabkan Anda mengembangkan kanker payudara.

MARVELA






Rachel Zegler Ungkap Kanker Payudara yang Dialaminya pada Usia 19 Tahun

1 hari lalu

Rachel Zegler Ungkap Kanker Payudara yang Dialaminya pada Usia 19 Tahun

Rachel Zegler mengingatkan agar rutin memeriksakan kondisi payudara


Sosialisasi Penggunaan Alat Kontrasepsi Perlu Terus Dilakukan

1 hari lalu

Sosialisasi Penggunaan Alat Kontrasepsi Perlu Terus Dilakukan

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo terus ingatkan pentingnya sosialisasi penggunaan alat kontrasepsi untuk menekan angka kelahiran yang tidak direncanakan.


Hati-hati, Masih Mudah Juga Bisa Alami Kebotakan

5 hari lalu

Hati-hati, Masih Mudah Juga Bisa Alami Kebotakan

Ada beberapa penyebab kebotakan pada pria dan bukan hanya terjadi pada yang sudah berusia lanjut.


6 Manfaat Kayu Gaharu bagi Kesehatan

8 hari lalu

6 Manfaat Kayu Gaharu bagi Kesehatan

Kayu gaharu disebut sebagai kayu wewangian yang digunakan untuk memproduksi parfum, minyak, kemenyan, atau jamu yang harganya cukup mahal.


Penyebab Puting Payudara Gatal

9 hari lalu

Penyebab Puting Payudara Gatal

Puting payudara yang terasa gatal dapat disebabkan sejumlah hal, mulai dari kering hingga tanda memasuki masa menopause.


Ahli Jelaskan Alasan Implan Payudara Bisa Menyebabkan Kanker

12 hari lalu

Ahli Jelaskan Alasan Implan Payudara Bisa Menyebabkan Kanker

Beberapa orang mungkin memiliki beberapa masalah dari operasi implan payudara, selain kanker payudara


4 Faktor Penyebab Seseorang Fobia Sosial

16 hari lalu

4 Faktor Penyebab Seseorang Fobia Sosial

Penderita fobia sosial kadang merasa tak nyaman berada di tengah orang ramai terutama yang tak dikenal. Apa bedanya fobis sosial dan antisosial?


Manfaat Olahraga bagi Kesehatan Jiwa Menurut Pakar

17 hari lalu

Manfaat Olahraga bagi Kesehatan Jiwa Menurut Pakar

Olahraga tak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh tapi juga kesehatan jiwa karena dapat mengatasi stres. Simak penjelasan pakar berikut.


Kenali Gejala Andropause, Menopause pada Pria

18 hari lalu

Kenali Gejala Andropause, Menopause pada Pria

Bila perempuan mengalami menopause kala memasuki usia paruh baya, maka laki-laki harus menghadapi andropause. Cek tandanya.


Hati-hati! Resisten Hormon Leptin Sebabkan Tubuh Terus Didera Rasa Lapar

22 hari lalu

Hati-hati! Resisten Hormon Leptin Sebabkan Tubuh Terus Didera Rasa Lapar

Tubuh yang terus menerus mengalami rasa lapar bisa jadi tengah mengalami resistensi hormon leptin