Minum dan Cari Sinar Matahari, Ini 4 Aktivitas Sehat di Pagi Hari

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minum air mineral. Shutterstock

    Ilustrasi minum air mineral. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Hal-hal kecil yang Anda lakukan sehari-hari ikut menentukan kesehatan tubuh secara umum. Apalagi untuk Anda yang sedang menjalankan program diet. Lakukan beberapa aktivitas pagi untuk membantu tubuh sehat dengan berat badan ideal.

    Minum air putih setelah bangun, tidak hanya membantu Anda senantiasa berada dalam kondisi hidrasi, tapi juga dapat membantu menurunkan bobot. Aktivitas pagi lain untuk menurunkan berat badan, yakni dengan mencari sinar matahari pagi, menimbang berat badan, dan sarapan dengan menyantap makanan berprotein tinggi.

    Berikut ini penjelasan lengkap mengenai aktivitas pagi di atas, sebagai cara menurunkan berat badan yang mudah.

    1. Minum air putih yang banyak

    Memulai hari dengan meminum air putih, merupakan cara paling mudah untuk menurunkan berat badan. Sebab, air dapat meningkatkan kalori yang dibakar oleh tubuh, selama kurang lebih 60 menit.

    Selain itu, air juga dapat mengurangi rasa lapar, sehingga Anda tak perlu untuk mengonsumsi camilan tak sehat. Beberapa penelitian ilmiah telah membuktikan, minum air putih 1-2 liter dalam sehari, dapat menurunkan bobot Anda.

    2. Cari sinar matahari pagi

    Sesaat setelah bangun pagi, bukalah tirai jendela kamar Anda, untuk mendapatkan sinar matahari pagi. Anda juga bisa duduk di depan rumah beberapa saat, untuk mendapat paparan cahaya matahari. Aktivitas pagi ini juga menjadi cara menurunkan berat badan, yang tak repot untuk dilakukan.

    Beberapa penelitian membuktikan hal ini, bahwa paparan sedikit cahaya matahari dalam beberapa saat, dapat membantu menguruskan badan.

    Mendapatkan sedikit sinar matahari, juga menjadi cara termudah untuk memperoleh vitamin D. Beragam studi menemukan, memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin D, dapat menurunkan berat badan, bahkan mencegah kenaikan bobot.

    Kebutuhan terhadap cahaya matahari dapat bervariasi, bagi tiap orang. Salah satunya adalah karena faktor jenis kulit. Walau begitu, mendapatkan paparan sinar matahari pagi selama 10-15 menit, boleh jadi dapat menurunkan berat badan Anda.

    3. Menimbang bobot tiap pagi

    Beberapa orang mungkin menyarankan, untuk sering tidak menimbang berat badan. Namun sains membuktikan sebaliknya. Menimbang bobot dengan rutin, dapat dikaitkan dengan penurunan berat badan.

    Mengetahui angka bobot Anda, dapat menjadi metode yang efektif, untuk meningkatkan motivasi, serta memberi kontrol diri. Menimbang berat badan dengan rutin, juga menumbuhkan kebiasaan dan perilaku sehat, yang berpotensi menurunkan bobot Anda.

    Untuk hasil yang optimal, timbanglah berat Anda sesaat setelah Anda bangun, atau sesudah mandi. Menimbang bobot sebelum makan, juga bisa Anda lakukan, agar Anda ingat berapa batasan kalori harian Anda.

    Walau begitu, penting untuk diingat, bahwa berat Anda dapat mengalami fluktuasi tiap harinya. Hal ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Fokuslah pada upaya penurunan berat badan Anda secara keseluruhan, dibandingkan terlalu cemas jika bobot turun naik setiap harinya.

    4. Menyantap makanan berprotein tinggi untuk sarapan

    Mendapatkan asupan protein saat sarapan, juga menjadi hal penting di pagi hari yang harus Anda aplikasikan. Mengonsumsi makanan berprotein tinggi, dapat mengurangi keinginan Anda untuk ngemil, dan berujung pada penurunan bobot.

    Tak hanya itu. Mengonsumsi makanan berprotein tinggi juga menurunkan kadar ghrelin. Hormon ghrelin bertanggung jawab, terhadap rasa lapar dan keinginan anda untuk makan.

    Mulailah hari Anda dengan menyantap makanan yang mengandung tinggi protein. Misalnya, telur, yogurt Yunani, kacang-kacangan, serta biji chia.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.