Studi Sebut Minuman Terbaik Setelah Olahraga Selain Air Putih

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita minum susu. iss.it

    Ilustrasi wanita minum susu. iss.it

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah berolahraga Anda akan kehilangan banyak cairan tubuh melalui keringat. Jadi jangan heran jika Anda merasa haus. Dalam situasi ini, minuman apa yang Anda pilih? Kebanyakan orang akan memilih air putih. 

    Namun, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa susu mungkin menjadi pilihan yang lebih baik.

    Para peneliti di Universitas St Andrews di Skotlandia menyelidiki efek rehidrasi dari 13 minuman berbeda pada 72 subjek uji pria dengan mengukur keluaran urine dan keseimbangan cairan.

    Menurut peneliti, seperti dikutip dari Well + Good, Jumat, 27 September 2019, air putih adalah minuman terbaik untuk menghidrasi tubuh orang yang menjalani aktivitas sehari-hari. Tapi ketika habis latihan berat, mereka menyebut susu skim adalah yang terbaik.

    Penulis studi Ronald Maughan, PhD, seorang profesor di Fakultas Kedokteran St. Andrews, mengatakan kepada CNN bahwa alasannya adalah susu mengandung laktosa, protein, dan lemak, yang memperlambat proses alami tubuh Anda dalam mengosongkan cairan dari perut.

    Ketiga komponen ini tergabung sempurna untuk membantu Anda tetap terhidrasi dalam periode waktu yang lebih lama. Natrium dalam susu juga membantu tubuh menahan air dan mencegahnya memproduksi air seni dalam jumlah banyak.

    Tapi manfaat yang sama tidak bisa didapat dari susu alternatif, misalnya yang terbuat dari kacang-kacangan. "Minuman susu alternatif tidak akan bekerja dengan cara yang sama karena mereka memiliki profil nutrisi yang sangat berbeda, lebih sedikit dan jenis protein dan karbohidrat yang berbeda, serta lebih sedikit kalori," katanya.

    Jadi, jika Anda tipe vegetarian, tetaplah memilih air putih untuk menghidrasi tubuh setelah olahraga berat. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.