Tips Memilih Pelembap untuk Kulit Kering dan Kusam

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi perempuan memakai pelembap. (Self)

TEMPO.CO, Jakarta - Memilih produk untuk kulit memang susah-susah gampang, termasuk ketika Anda harus menentukan pelembab wajah untuk kulit kering dan kusam. Jika salah memilih, kulit bisa menjadi iritasi, gatal, bersisik, pecah-pecah, hingga berdarah.

Kulit kering sebetulnya bukanlah masalah medis, meski dalam beberapa kasus bisa menyebabkan kulit infeksi dan meradang. Namun, kulit kering dapat membuat wajah Anda terasa kebas dan nyeri ketika disentuh.

Pelembap wajah yang baik akan mampu mengatasinya. Masalahnya, saat ini beredar banyak produk pelembap wajah untuk mengatasi kulit kering dan kusam yang bikin Anda bertambah bingung.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan dalam memilih pelembap untuk kulit kering adalah dengan melihat komposisinya. Pastikan Anda memilih pelembap berbentuk krim yang lebih banyak mengandung minyak.

Krim mampu melembabkan kulit lebih baik dibanding losion dan juga cocok diaplikasikan pada kulit normal. Sebaliknya jika Anda memiliki kulit berminyak, pilih pelembap berbentuk losion yang mengandung lebih banyak air.

Berikut beberapa kandungan pelembap wajah untuk kulit kering yang harus Anda perhatikan.

1. Mengandung tabir surya

Apapun jenis kulit Anda (kering, berminyak, atau normal), pastikan pelembap Anda mengandung tabir surya dengan kadar SPF minimal 30. Jika Anda memiliki kulit wajah berjerawat pastikan pelembap itu bebas minyak dan tidak mengandung pewangi.

2. Mengandung antioksidan

Pelembab untuk kulit kering yang mengandung antioksidan (misalnya teh hijau, chamomile, buah delima, atau akar licorice) akan membuat wajah Anda terlihat segar dan sehat. Antioksidan juga mampu mencegah paparan radikal bebas yang mengakibatkan menumpuknya sel kulit mati.

3. Pastikan pelembab tidak menyumbat pori-pori

Anda tentu tidak ingin memiliki kulit wajah kering, kusam, sekaligus berjerawat, bukan? Oleh karena itu, pastikan pelembap Anda tidak menyebabkan pori-pori tersumbat dan menimbulkan komedo.

4. Pilih pelembap yang kaya akan minyak

Spesial untuk kulit kering, pastikan pelembap yang Anda pilih lebih banyak mengandung minyak daripada air. Perhatikan juga komposisinya dan carilah pelembap yang mengandung hyaluronic acid dan dimethicone (berfungsi melembapkan kulit), gliserin, propylene glycol, protein, dan urea (membantu kulit menyerap air lebih banyak), lanolin, mineral oil, dan petrolatum (untuk mengunci kelembapan kulit).

5. Untuk kulit sensitif, pilih pelembap yang hypoallergenic

Untuk kulit sensitif, Anda bisa memilih pelembap untuk kulit kering yang berlabel hypoallergenic alias lebih tidak rentan menyebabkan alergi. Pastikan juga pelembap itu tidak mengandung pewangi.

6. Cermati bahan tambahan untuk kondisi tertentu

Kadang kala, kulit kering juga menimbulkan rasa gatal dan menimbulkan eksim jika digaruk terus-menerus. Untuk mengatasi gatal, Anda dapat memilih pelembap wajah yang mengandung hidrokortison 1 persen, namun jangan gunakan pelembap untuk kulit kering ini lebih dari 1 minggu berturut-turut. Sedangkan untuk mengatasi, Anda dapat memilih pelembap yang mengandung petrolatum.

Untuk memaksimalkan fungsi pelembap wajah untuk kulit kering, pastikan Anda mengoleskan krim sesaat setelah mencuci muka. Hal ini berhubungan dengan cara kerja pelembap itu sendiri yang sebetulnya lebih banyak menyimpan kelembapan kulit setelah Anda mandi atau mencuci muka dengan air.

Semakin sedikit bahan yang digunakan pada pelembap, maka biasanya semakin baik kualitas pelembab itu. Dokter menyarankan Anda mencari pelembap untuk kulit kering yang hanya mengandung kurang dari 10 bahan dalam komposisinya.

Selain itu, Anda juga sebaiknya menghindari pelembab yang mengandung bahan-bahan berikut, misalnya zat pewarna dan pewangi, karena bisa membuat kulit iritasi atau kandungan yang dipakai dalam pelembab untuk tubuh, misalnya lanolin, lilin, atau shea butter karena bisa menyumbat pori-pori.

Selain itu, pastikan pelembap tidak mengandung alkohol karena dapat membuat kulit makin kering dan iritasi, juga urea atau lactic acid (untuk kulit yang terkena eksim atau pecah-pecah) karena bisa membuat kulit makin kering hingga membuat kondisi kulit wajah Anda makin parah.

Anda bebas memilih produk pelembab untuk kulit kering sesuai kebutuhan dan kondisi kulit Anda. Tidak jarang, Anda harus beberapa kali berganti pelembap hingga menemukan produk yang benar-benar cocok.

SEHATQ






2 Cara Jaga Lapisan Ketahanan Kulit, Apa Saja?

18 jam lalu

2 Cara Jaga Lapisan Ketahanan Kulit, Apa Saja?

Salah satu pemicu kerusakan lapisan ketahanan kulit yang sering terjadi stres. Saat seseorang mengalami stres, maka kulit akan terlihat kusam.


PT KAI Uji Coba Face Recognation Boarding Gate, Begini Cara Kerja Face Recognition

1 hari lalu

PT KAI Uji Coba Face Recognation Boarding Gate, Begini Cara Kerja Face Recognition

PT Kerata Api Indonesia (PT KAI) tengah menguji coba face recognation boarding gate. Lalu, bagaimana cara kerja dari face recognition?


5 Penyebab Iritasi Kulit

6 hari lalu

5 Penyebab Iritasi Kulit

Patogen bisa menyebabkan iritasi kulit, karena luka maupun sengatan serangga yang menyebabkan infeksi


Cara Membuat Aroma Parfum Tahan Lama Dalam 5 Langkah

8 hari lalu

Cara Membuat Aroma Parfum Tahan Lama Dalam 5 Langkah

Apa pun jenis parfum yang Anda pakai, ada cara untuk membuat wewangian favorit Anda bertahan sepanjang hari


Seberapa Sering Eksfoliasi Kulit Wajah Diperlukan?

9 hari lalu

Seberapa Sering Eksfoliasi Kulit Wajah Diperlukan?

Eksfoliasi berlebihan ditandai dengan kemerahan, gatal atau iritasi, kulit kering, kerut terlihat lebih menonjol, dan flek hitam tambah nyata.


3 Kesalahan Menggunakan Blush On yang Merusak Penampilan

12 hari lalu

3 Kesalahan Menggunakan Blush On yang Merusak Penampilan

Seperti eyeliner, blush on dapat membuat wajah terlihat menyedihkan jika salah menggunakannya.


Cara Mengaplikasikan Serum Gel untuk Area Bawah Mata

15 hari lalu

Cara Mengaplikasikan Serum Gel untuk Area Bawah Mata

Karena kulit di sekitar mata sangat sensitif, maka sering disarankan untuk menggunakan beberapa lapisan termasuk serum gel di bawah mata


Fenomena Psikologis Pareidolia, Seperti Apa Cirinya?

16 hari lalu

Fenomena Psikologis Pareidolia, Seperti Apa Cirinya?

Melihat bentuk binatang atau wajah di awan menandakan pareidolia


Melihat Benda Mati Seperti Wajah, Apa Itu Pareidolia?

16 hari lalu

Melihat Benda Mati Seperti Wajah, Apa Itu Pareidolia?

Ketika melihat benda mati menyerupai wajah berkemungkinan menandakan pareidolia


Perlunya Mencuci Wajah setelah Pakai Tabir Surya

16 hari lalu

Perlunya Mencuci Wajah setelah Pakai Tabir Surya

Jangan malas mencuci muka usai diberi tabir surya. Ini dampaknya bila malas membersihkan wajah.