Melon Kaya Nutrisi, Ada 8 Khasiatnya untuk Kesehatan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi melon. Wikimedia.org

    Ilustrasi melon. Wikimedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu hal yang paling penting dalam menjaga gaya hidup sehat adalah dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran. Misalnya dengan mengkonsumsi buah melon yang kaya nutrisi. Tak hanya rasanya yang menyegarkan, buah melon mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, misalnya kalori, karbohidrat, serat, protein, magnesium, dan potassium. Melon juga jaya akan vitamin C, vitamin B6, vitamin K, folat, dan yang tak kalah penting ialah melon tidak mengandung lemak sama sekali.

    Buah melon tergolong tanaman Cucurbitaceae yang masih satu keluarga dengan semangka. Melon juga memiliki banyak jenis, misalnya honeydew, cantaloupe, muskmelons, melon mush, melon batu, melon Persia, dan lain-lain. Semuanya mengandung manfaat yang baik bagi tubuh. Selain itu buah melon kaya akan air sehingga dapat menuntaskan dahaga Anda. Rasanya yang manis sekaligus bebas lemak sehingga tidak akan membuat Anda kegemukan.

    Anda dapat mengkonsumsi buah melon secara langsung atau diolah menjadi jus. Manfaat jus melon maupun buah melon secara keseluruhan tidak berbeda, asalkan tidak ditambah pemanis tambahan.

    Berikut beberapa manfaat buat melon untuk kesehatan tubuh

    1. Menormalkan kadar gula darah
    Konsumsi melon secara rutin terbukti mampu menjaga kadar gula darah tetap normal. Bahkan, Anda memiliki peluang terhindari dari diabetes 12 persen lebih besar dibanding orang yang jarang makan buah melon. Memang, karbohidrat dalam melon dapat meningkatkan kadar gula darah sementara. Namun kandungan serat dan nutrisi lain di dalam buah melon mampu menjaga kadar gula darah Anda tetap normal dalam jangka panjang. 

    2. Menormalkan tekanan darah
    Secara umum, banyak makan buah dan sayur memang menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Jika Anda rutin mengonsumsi melon, kandungan potasium di dalamnya akan membantu menjaga tekanan darah normal.

    3. Menyehatkan tulang
    Melon mengandung folat, vitamin K, dan magnesium yang terbukti mampu menguatkan tulang. Folat, misalnya, dapat menghancurkan enzim homosistin yang dapat mengurangi kepadatan tulang jika terkadung terlalu banyak di dalam tubuh. Sementara vitamin K pada melon dapat meningkatkan produksi protein dalam tulang yang disebut osteokalsin. Melon juga mengandung nutrisi lain yang juga dibutuhkan oleh tulang, seperti kalsium, fosfor, dan zinc, tapi jumlahnya sangat kecil.

    4. Sebagai cairan elektrolit
    Buah melon terdiri atas 90 persen air dan sisanya elektrolit, seperti potasium, magnesium, sodium, dan kalsium. Hal in membuat melon cocok dikonsumsi seusai berolahraga atau ketika Anda berada dalam masa penyembuhan karena melon mampu membuat Anda terhidrasi dalam jangka waktu yang lama.

    5. Memperlancar pencernaan
    Serat yang terdapat pada melon membantu saluran pencernaan agar bekerja lebih efektif dan merangsang pertumbuhan bakteri baik pada saluran cerna. Namun dibanding jenis buah lainnya, jumlah serat pada melon tergolong kecil, yakni hanya mencukupi 5 persen dari kebutuhan harian.

    6. Meningkatkan sistem imun
    Selain menyehatkan kulit, vitamin C juga dapat meningkatkan sistem imun. Bahkan, terdapat penelitian yang mengatakan konsumsi melon secara rutin dapat memperkecil risiko Anda terkena penyakit pernapasan, seperti pneumonia dan pilek.

    7. Menyehatkan kulit
    Manfaat buah lemon lainnya berhubungan dengan kandungan vitamin C yang terdapat di dalamnya, yakni menyehatkan kulit. Vitamin C dapat mendorong produksi kolagen yang berperan dalam regenerasi kulit. Konsumsi 177 gram melon per hari diklaim bisa memenuhi 53 persen kebutuhan vitamin C harian Anda.

    8. Menyehatkan mata
    Melon mengandung dua antioksidan yang kuat, yakni lutein dan zeaxanthin yang membuat mata lebih sehat dan mencegah mata rabun pada usia dini. Manfaat melon yang satu ini terutama bisa Anda dapatkan pada melon jenis honeydew yang banyak beredar di Indonesia.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.