Hati-hati, Terong dan 6 Makanan Ini Bahaya jika Dikonsumsi Mentah

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi terong

    Ilustrasi terong

    TEMPO.CO, Jakarta - Diet makanan mentah atau raw food diet mulai banyak dijalani. Beberapa selebriti seperti Madonna, Demi Moore, Scarlet Johansson, dan Megan Fox juga sempat menjalani diet ini. Tidak hanya membantu menurunkan berat badan, diet ini juga memperbaiki kesehatan kulit dan menurunkan risiko penyakit degeneratif seperti jantung dan stroke.

    Namun, tak semua makanan bisa dimakan mentah. Alasannya, makanan-makanan ini tidak mudah mengikuti proses alami tubuh, juga sebagian mengandung bakteri atau bahan kimia beracun. 

    Dilansir dari Indian Express, Kamis, 19 September 2019, berikut sejumlah makanan yang sebaiknya dimakan setelah dimasak.

    1. Kentang

    Digoreng atau dikukus, kentang merupakan salah satu makanan sumber karbohidrat yang banyak disukai. Tapi sebaiknya jangan memakan kentang dalam keadaan mentah karena mengandung senyawa beracun yang disebut solanine.

    Racun ini memang tidak dapat menyebabkan kematian, tapi kentang yang kulitnya sudah memiliki lapisan hijau meskipun sedikit, dapat menimbulkan sakit kepala, sakit perut, hingga kelumpuhan.

    2. Kacang merah

    Makanan tinggi protein ini juga dapat membahayakan kesehatan Anda jika tidak dimasak dengan benar. Kacang merah mengandung lektin, yang jika dikonsumsi dalam dosis tinggi dapat menyebabkan masalah pencernaan, mual, dan muntah. Jadi, sebelum memakannya, Anda sebaiknya mengolah kacang ini. Rendam kacang setidaknya lima jam lalu rebus hingga matang untuk menghindari masalah ini.

    3. Hot dog atau sosis

    Semua jenis daging bisa menyebabkan masalah kesehatan jika dimakan mentah, termasuk hot dog atau sosis. Banyak orang yang mengonsumsi makanan ini dalam keadaan mentah karena dianggap telah dimasak. Meski telah dimasak, hot dog atau sosis tetap harus dipanaskan sebelum dikonsumsi karena bisa mengandung bakteri dari proses pengolahannya. 

    4. Kecambah

    Kecambah atau tauge memang sehat, rasanya juga enak. Jadi tidak heran jika dimakan mentah. Tapi sayuran yang sering dijadikan campuran karedok ini bisa mengandung bakteri yang bisa berbahaya. Jadi, sebaiknya dihindari oleh orang yang memiliki kekebalan tubuh rendah seperti wanita hamil, anak-anak, dan lansia.

    5. Susu

    Susu yang dikonsumsi langsung begitu diperah dari hewan, tanpa dipasteurisasi, dapat mengandung bakteri berbahaya seperti E coli dan Salmonella. Menurut badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat atau USFDA, susu mentah 150 kali lebih mungkin menyebabkan penyakit yang ditularkan melalui makanan daripada produk susu lainnya.

    6. Terong 

    Seperti kentang, terong juga mengandung solanin yang bisa membuat kesehatan Anda bermasalah. Semakin awal dipanen, semakin banyak kandungan racunnya. Sebagian orang juga bisa mengalami alergi karena memakan terong.

    7. Biji apel

    Biji apel mengandung bahan kimia yang bisa berubah menjadi sianida organik. Satu atau dua biji tidak akan menyebabkan kematian, tetapi jika dikonsumsi secara teratur dan dalam jumlah berlebihan, itu bisa terbukti mematikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.