Penyebab Anting dan Bagian Belakang Telinga Muncul Bau Tak Sedap

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita mengenaka anting. Unsplash.com/Tamara Bellis

    Ilustrasi wanita mengenaka anting. Unsplash.com/Tamara Bellis

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernahkah Anda mencium bau tak sedap ketika memutar anting dan menyentuh bagian belakang telinga? Bau tak sedap itu berasal dari minyak dan bakteri. 

    Telinga Anda adalah celah anatomi tempat berkumpulnya minyak, bakteri, dan penumpukan sel kulit mati. Sebab itu, orang tua Anda terutama ibu, selalu menyuruh Anda mencuci bagian belakang telinga. "Itu agar Anda membersihkan minyak yang menumpuk di sana," jelas Purvisha Patel, MD, seorang dokter kulit bersertifikat dan pendiri Visha Skincare, seperti dilansir dari laman Well and Good.

    Bagian punggung anting-anting Anda adalah tempat berkembang biak yang sempurna untuk bau busuk itu, terutama jika Anda berolahraga memakai sambil memakai anting. "Punggung anting-anting yang lebih besar bisa menumpuk lebih banyak keringat dan sebum (kelenjar minyak), serta membuatnya lebih sulit dibersihkan atau dicuci ketika sedang mandi,” kata Dr. Patel, yang menunjukkan bahwa punggung plastik besar itu merupakan penyebab utama untuk mengumpulkan bau tak sedap.

    Namun menurut Dr Patel, jika bagian belakang telinga Anda berbau tidak sedap, tetapi tidak persis berbau seperti popcorn keju cheddar, kemungkinan hal itu karena kimiawi tubuh Anda. "Minyak, bakteri, dan logam dapat menimbulkan bau yang berbeda di setiap orang,” ungkapnya.

    Dr. Patel membagikan tips cara membersihkan anting dan bagian belakang telinga, "Lepaskan anting-anting, bersihkan bagian belakang dan lubang telinga dengan sabun dan air. Cuci pula anting-anting Anda setelah setiap mencuci telinga. Lakukan ini secara rutin untuk cegah munculnya bau tidak sedap," paparnya. Dr Patel juga merekomendasikan untuk memastikan sarung bantal dan tutup kepala Anda dalam kondisi bersih.

    SILVY RIANA PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.