Minggu, 22 September 2019

Mau Turun Berat Badan Tapi Malas Olahraga? Coba Nonton Film Horor

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi berat badan. Shutterstock

    Ilustrasi berat badan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Cara paling ideal untuk menurunkan berat badan adalah mengatur pola makan dan berolahraga. Tapi, hampir sebagian orang enggan melakukannya karena berbagai alasan. Jika Anda termasuk orang itu, cara menurunkan berat badan yang satu ini perlu dicoba.

    Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Westminster, menonton film horor dapat membakar kalori dan selanjutnya membantu penurunan berat badan. Sebuah film yang benar-benar mengerikan, yang diputar sekitar 90 menit, dapat membakar rata-rata 113 kalori. Jumlah ini sama dengan kalori yang terbakar ketika Anda berjalan 30 menit.

    Bahkan, semakin menakutkan dan semakin memacu adrenalin film, semakin banyak kalori yang akan terbakar dan semakin cepat pula Anda menurunkan berat badan.

    Dilansir dari Indian Express, Rabu, 11 September 2019, hal itu terjadi karena ketika Anda takut, pernapasan menjadi lebih berat. Kondisi ini membuat metabolisme tubuh lebih tinggi.

    Penelitian ini dilakukan pada 10 orang. Ketika mereka menonton film, para peneliti menemukan peningkatan detak jantung, asupan oksigen, dan output karbon dioksida. Sebagai sebuah genre, horor menyebabkan stres dengan semua screaming dan jump scare. Stres inilah, yang ditimbulkan oleh rasa takut dan kecemasan yang kuat yang menekan rasa lapar dan meningkatkan laju metabolisme.

    Mau mencoba? Beberapa film ini dapat Anda coba. Menurut penelitian ini, film dari era 1980-an, The Shining Stanley Kubrick, akan membuat Anda kehilangan 184 kalori, diikuti Jaws 161 kalori. Sedangkan The Exorcist membakar 158 kalori, dan A Nightmare on Elm Street membakar 118 kalori.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.