Minggu, 22 September 2019

6 Tips Membuat Kue Kering Tetap Renyah dan Kenyal

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kue Kering. Unsplash.com/Alex

    Kue Kering. Unsplash.com/Alex

    TEMPO.CO, Jakarta  - Gigitan pertama kue kering cokelat yang baru matang tentu terasa begitu lezat. Namun setelah berhari-hari disimpan rasanya akan terasa berbeda. Ada beberapa cara agar menjaga kue tetap lembut rasanya segar selama berhari-hari.

    Jika seseorang pernah mengatakan kepada Anda bahwa memanggang adalah ilmu, mereka tidak salah. Kue yang lunak atau renyah berdasarkan bahan yang mereka buat. Sederhananya, resep kue yang mengandung banyak mentega, gula merah atau kuning telur akan menghasilkan kue yang lembut dan kenyal, karena bahan-bahan itu menambah kelembapan dan mempertahankannya untuk waktu yang lebih lama.

    Di sisi lain, kue biskuit atau biscotti tidak akan lunak, karena tidak mengandung unsur magis, penahan kelembaban. Dan walaupun mengotak-atik rasio kue bisa tidak pasti, itu juga bisa membuahkan hasil untuk eksperimen. Cobalah menambahkan kuning telur ekstra atau menukar gula putih dengan cokelat ketika Anda menyiapkan resep berikutnya.

    Seperti kulit, kue kering berubah dari lunak menjadi keras karena mulai mengering, dan itu dimulai segera setelah Anda menariknya dari oven. Apapun kelembaban yang tersisa di kue selalu dalam kondisi penguapan. Pada saat yang sama, gula dan pati mengeras. Tapi kabar baiknya, ada beberapa cara mempertahankannya lebih lama seperti dilansir dari laman Purewow berikut ini.

    6 Cara untuk Menjaga Kue Kering Tetap Lembut

    1. Gunakan Gula Merah.
    Tambahkan dua sendok makan gula merah ke dalam resep kue Anda. Ini bekerja dalam dua cara: Pertama, gula merah dapat menahan kelembapan ekstra karena struktur molekulnya. Glukosa dan fruktosa yang ditemukan dalam gula merah bersifat higroskopis, yang berarti dapat menyedot dan bertahan pada kelembapan, sehingga membuat kue yang lembut dan kenyal.

    2. Simpan kue dengan roti.
    Beberapa orang memiliki kebiasaan menyimpan gula cokelat dengan sepotong roti agar tetap lembut dan bisa digunakan. Hal yang sama berlaku untuk camilan yang baru saja dipanggang. Saat Anda mengemas kue-kue itu dalam wadah, masukkan setengah iris roti jenis apa pun sebelum Anda menyegelnya. Pada dasarnya, kue akan menyerap kelembapan dari roti, yang membuatnya tetap enak dan lembut. Pastikan Anda tidak berlebihan — terlalu banyak roti akan benar-benar mengubah barang yang Anda panggang menjadi bubur.

    3. Kurangi waktu memanggang
    Pernah secara tidak sengaja memanggang kue terlalu lama, hanya untuk menemukan bahwa kue kering itu renyah dan keras, bukannya lunak dan kenyal? Yap, yang sebaliknya berlaku untuk under-baking. Tarik kue kering Anda keluar dari oven satu atau dua menit lebih awal saat bagian tengah masih lengket. Setelah cukup dingin untuk ditransfer, masukkan ke dalam kantong atau wadah penyimpanan. Kue akan tetap lembab dan kenyal lebih lama seperti itu.

    4. Sendok adonan kue Anda dalam gundukan.
    Lain kali jika Anda membuat satu batch kue kering, coba ambil adonan menjadi gundukan tinggi alih-alih meratakannya di atas loyang. Hal ini akan membuat kue matang dengan tengah yang lebih lembut di mana adonan lebih tebal, yang akan membuat mereka kenyal lebih lama.

    5. Gunakan sirup jagung.
    Sirup jagung bukan jenis fruktosa tinggi. Ini disebut gula terbalik karena cair pada suhu kamar. Jika Anda menambahkan hanya satu sendok makan ke resep Anda, itu akan membuat kue kering dengan tepi yang renyah dan kenyal dan akan tetap seperti itu lebih lama.

    6. Simpan di wadah kedap udara.
    Ini sangat penting. Apakah Anda menyimpan karya kecil Anda wadah yang dapat digunakan kembali, itu harus benar-benar kedap udara. Ingat, udara adalah musuh dan akan mengeluarkan uap air yang dapat ditemukannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.