Khasiat Butternut Squash Sayuran Bertepung yang Kaya Serat

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Butternut Squash. Unsplash.com/Nick Collins

    Butternut Squash. Unsplash.com/Nick Collins

    TEMPO.CO, Jakarta - Butternut squash termasuk sayuran yang identik dengan musim dingin. Sayuran bertepung ini mengandung lebih banyak karbohidrat daripada sayuran lain seperti sayuran berdaun. Namun butternut squash memberikan banyak manfaat kesehatan karena kaya akan vitamin, antioksidan, dan serat.

    Beberapa penelitian menunjukkan diet tinggi antioksidan yang ditemukan dalam butternut squash dapat mengurangi risiko kanker tertentu. Sebuah analisis meta dari 18 studi menunjukkan tingkat asupan antioksidan yang tinggi termasuk Vitamin C dan b-karoten dikaitkan dengan penurunan risiko kanker pankreas secara signifikan.

    Antioksidan yang ditemukan dalam butternut squash juga dapat melindungi terhadap penurunan kognitif. Sebuah studi 13 tahun mengevaluasi hubungan antara diet kaya karotenoid dan kinerja kognitif. Korelasi ditemukan antara konsumsi buah dan sayuran jeruk, dan pelestarian fungsi kognitif selama penuaan.

    Bahan makanana favorit musim gugur ini juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah dan mengurangi peradangan. Penelitian telah menunjukkan aktivitas antioksidan dan antiinflamasi karotenoid dapat membantu melawan faktor risiko kardiovaskular seperti penanda peradangan, kolesterol tinggi, hipertensi, dan obesitas.

    Melansir laman Good Housekeeping, satu cup butternut squash mengandung 582 mili gram potasium, lebih banyak daripada yang Anda temukan di pisang. Asupan harian yang direkomendasikan untuk potasium saat ini 4.700 mili gram / hari. Sementara itu, diet khas Amerika cenderung tinggi natrium dan kalium rendah. Mengkonsumsi natrium dalam jumlah tinggi dan kalium dalam jumlah rendah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Dengan meningkatkan asupan kalium dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dengan menurunkan tekanan darah.

    Seperti yang lainnya, butternut squash harus dikonsumsi dalam jumlah sedang. Meskipun butternut squash memang mengandung karbohidrat, namun hanya mengandung 82 kalori per cup dan juga mengandung serat. Diet tinggi serat telah dikaitkan dengan menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, dan karena sayuran ini mengandung serat larut dan tidak larut,juga dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan keteraturan, yang dapat membantu Anda menurunkan berat badan jangka panjang dan ketika dikonsumsi secara teratur.

    Lantas manakah yang lebih sehat butternut squash atau ubi jalar? Keduanya merupakan sumber vitamin dan mineral, terutama antioksidan seperti beta-karoten. Ubi jalar mengandung kalori dua kali lipat, karbohidrat, dan gula per porsi daripada butternut squash. Namun memang memiliki lebih banyak serat dan protein daripada labu butternut. Keduanya adalah pilihan yang sangat baik, terutama selama bulan-bulan musim gugur ketika mereka sedang musim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.