Metode Induksi Persalinan yang Perlu Anda Ketahui

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi persiapan melahirkan. Shutterstock

    Ilustrasi persiapan melahirkan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Induksi persalinan dibutuhkan ibu hamil yang usia kandungannya sudah melebihi waktu persalinan, atau ibu dengan kondisi kesehatan tertentu, tapi belum merasakan kontraksi.

    Jika Anda juga harus menjalani induksi persalinan, terdapat beberapa metode dan tahapan yang perlu Anda ketahui.

    1. Merobek membrane

    Dokter akan memasukkan jarinya ke vagina Anda untuk mencapai membran pembungkus air ketuban. Ia kemudian akan menggosokkan membran tersebut ke dinding rahim sampai robek sehingga tubuh melepas hormon prostaglandin yang melemaskan leher rahim yang menjalani jalan lahir bayi. Namun, metode ini belum tentu berhasil.

    2. Amniotomi

    Dokter akan memasukkan kail yang terbuat dari plastik untuk merobek membran pembungkus air ketuban. Jika prosedur ini berhasil, Anda akan merasakan mulas dan melahirkan dalam hitungan jam.

    3. Memberikan hormon prostaglandin

    Hormon ini bisa berbentuk gel atau kapsul yang dimasukkan lewat vagina atau berupa kapsul yang harus Anda minum. Metode ini biasanya dilakukan sehari sebelum tanggal persalinan Anda untuk membuat leher rahim melunak dan menipis sehingga jalan lahir bayi akan terbuka lebar. Prostaglandin juga dapat diberikan sebelum dokter memberi hormon oksitosin.

    4. Memberikan hormon oksitosin

    Pemberian hormon ini bertujuan untuk merangsang kontraksi dan diberikan lewat suntikan ke vena. Obat yang mengandung hormon oksitosin (disebut sebagai Pitocin) awalnya diberikan dalam dosis kecil dan meningkat seiring bertambahnya pembukaan.

    Selain cara-cara medis di atas, beberapa cara induksi alami juga dipercaya berhasil menghasilkan kontraksi. Cara-cara tersebut, di antaranya berolahraga ringan, misalnya jalan kaki.

    Anda juga bisa melakukan hubungan seksual dan mengeluarkan sperma di liang vagina dapat merangsang keluarnya hormon oksitosin. Namun jangan lakukan ini saat air ketuban sudah pecah karena bisa mengakibatkan infeksi.

    Memijat puting payudara yang juga merangsang keluarnya hormon oksitosin. Lalu, akupuntur dan akupresur yang juga dipercaya bisa merangsang tubuh mengeluarkan hormon oksitosin, tapi pastikan Anda melakukannya dengan bantuan tenaga profesional.

    Makan makanan pedas juga dipercaya sebagai induksi persalinan alami. Namun, jika Anda tidak tahan dengan rasa pedas, tidak perlu melakukannya karena keberhasilannya belum terbukti secara medis.

    Hasil akhir dari induksi persalinan adalah munculnya rasa mulas atau kontraksi sebelum persalinan yang berlanjut pada terbentuknya pembukaan jalan lahir hingga bukaan 10. Jika tanda ini tidak muncul, maka dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan persalinan melalui operasi Caesar.  

    SEHATQ.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.