5 Tips Menata Perlengkapan Bayi di Rumah Mungil

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi kamar bayi. Pixabay.com/ErikaWittlieb

TEMPO.CO, Jakarta - Buat Anda yang di rumah mungil membutuhkan strategi khusus dalam hal pengaturan dan penyimpanan barang agar rumah tetap terasa nyaman. Apalagi dengan kehadiran seorang bayi yang akan membuat semua hal ini menjadi semakin menantang.

Dengan hadirnya bayi sebagai anggota baru di rumah, Anda tentu membutuhkan ruang ekstra untuk menyimpan semua pakaian, mainan, buku, dan berbagai perlengkapan bayi. Mulai dari yang berukuran super besar seperti kereta dorong, hingga yang berukuran kecil seperti perlengkapan mandi. Lantas bagaimana cara Anda menyiasati rumah mungil agar tetap terasa nyaman untuk seluruh anggota keluarga termasuk bayi Anda?

Berikut ini adalah beberapa tips menata perlengkapan bayi di rumah mungil Anda

1. Cerdas dan Cermat dalam Membeli Barang Kebutuhan Bayi
Sebelum Anda membeli barang kebutuhan bayi, tanyakan terlebih dulu kepada diri sendiri: Apakah bayi Anda benar-benar membutuhkan barang tersebut? Apakah bayi Anda membutuhkan sebuah tempat tidur bayi khusus, kereta dorong, bouncer, alat bantu untuk belajar jalan, atau 5 buah jaket? Perlu diingat, bayi tumbuh dengan sangat cepat. Dalam hitungan minggu dan bulan, mereka akan membutuhkan baju baru yang pas untuk mereka. Oleh karena itu, Anda tidak perlu membeli terlalu banyak baju. Karena besar kemungkinan sebagian dari baju tersebut cepat sekali tidak terpakai.

Bagaimana dengan perlengkapan bayi seperti tempat tidur dan kereta dorong? Bila Anda tidak memiliki cukup ruang dalam kamar tidur, Anda bisa menidurkan bayi di atas tempat tidur Anda. Dengan begini, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya apapun. Ditambah, Anda dapat membangun ikatan batin dan emosional yang lebih erat dengan sang bayi. Apabila Anda memutuskan untuk membeli perlengkapan tersebut, pilihlah perlengkapan yang ramping dan berukuran kecil sehingga tidak memakan tempat. Saat bayi Anda sudah tidak memakainya lagi, Anda bisa menjual atau menyumbangkan kepada orang lain.

2. Menerapakan teknik penyusunan barang secara vertikal
Cara berikutnya menyiasati rumah mungil untuk bayi yakni menggunakan rak penyimpanan vertikal yang memanjang, mulai dari lantai hingga langit-langit. Strategi ini memungkinkan Anda untuk menyimpan berbagai jenis barang kebutuhan bayi dalam satu tempat.  Anda bisa menerapkan strategi ini untuk menyimpan semua barang lain, termasuk barang-barang Anda dan anggota keluarga lainnya.

3. Simpan Semua Perlengkapan Bayi yang Belum Dipergunakan
Simpan semua kebutuhan dan perlengkapan bayi yang dipergunakan sehari-hari pada tempat yang mudah untuk dijangkau. Sementara itu, simpan semua perlengkapan lain yang belum dipergunakan dalam kotak atau lemari khusus. Jangan lupa untuk memberi label pada setiap kotak penyimpanan tersebut berdasarkan jenis benda. Tujuannya memudahkan Anda menemukan benda yang Anda butuhkan nantinya.

4. Memilih Perlengkapan Bayi Multifungsi yang Tahan Lama
Perlengkapan bayi multifungsi adalah alternatif lainnya dalam menyiasati rumah mungil dengan bayi. Perlengkapan seperti ini akan sangat menghemat ruang. Selain itu, pada umumnya akan dapat dipergunakan dalam waktu yang cukup lama. Selain perlengkapan multifungsi, Anda juga bisa menggunakan perlengkapan yang dapat tumbuh seiring dengan perkembangan bayi Anda. Beberapa model tempat tidur bayi dapat diubah menjadi tempat tidur anak. Anda pun tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan saat bayi mungil Anda beranjak dewasa.

5. Keranjang Sebagai Tempat Penyimpanan
Tips lain dalam menyiasati rumah mungil dengan bayi adalah menyiapkan beberapa buah keranjang penyimpanan. Manfaatkan keranjang ini untuk menyimpan benda-benda yang tidak memiliki tempat penyimpanan khusus sebelumnya. Cara ini juga meminimalisasi barang yang bertebaran di lantai sebelum Anda menyimpannya kembali di tempat semula. Terbayang kan, betapa pusingnya mencari barang yang sulit ditemukan saat ingin dipakai?

ARSITAG






Remaja di Serang Buang Bayi ke Tong Sampah, Pacarnya Menghilang Usai Menghamili

3 jam lalu

Remaja di Serang Buang Bayi ke Tong Sampah, Pacarnya Menghilang Usai Menghamili

Tersangka pembuang bayi mengaku kehilangan kontak dengan pacarnya begitu ia hamil


Makan Wortel Selama Kehamilan Membuat Bayi Bahagia Menurut Studi

4 hari lalu

Makan Wortel Selama Kehamilan Membuat Bayi Bahagia Menurut Studi

Para peneliti sekarang telah memulai studi lanjutan dengan bayi yang sama setelah melahirkan


6 Tips Aman Memperkenalkan Makanan yang Berpotensi Picu Alergi pada Anak

6 hari lalu

6 Tips Aman Memperkenalkan Makanan yang Berpotensi Picu Alergi pada Anak

Memperkenalkan alergen sejak dini dapat mengurangi risiko alergi makanan tertentu hingga 80 persen.


Putra Lesti Kejora dan Rizky Billar Jalani Operasi, Kenali Dua Jenis Hernia pada Bayi

7 hari lalu

Putra Lesti Kejora dan Rizky Billar Jalani Operasi, Kenali Dua Jenis Hernia pada Bayi

Hernia pada bayi seperti yang dialami putra Lesti Kejora dan Rizky Billar bisa muncul di dua tempat, area bawah perut dan pusar.


Manfaat Minyak Telon, Tak Cuma Sahabat Bayi

7 hari lalu

Manfaat Minyak Telon, Tak Cuma Sahabat Bayi

Minyak telon adalah andalan para ibu seusai memandikan bayi. Berikut beberapa manfaat minyak telon bagi kesehatan.


Bepergian Wisata Sebelum Menjadi Orang Tua, Apa Itu Babymoon?

10 hari lalu

Bepergian Wisata Sebelum Menjadi Orang Tua, Apa Itu Babymoon?

Babymoon termasuk tren wisata yang hampir mirip bulan madu atau honeymoon., bedanya?


Nikita Willy dan Indra Priawan Ajarkan Issa Tidur Sendiri sejak Usia 4 Bulan

12 hari lalu

Nikita Willy dan Indra Priawan Ajarkan Issa Tidur Sendiri sejak Usia 4 Bulan

Nikita Willy mengatakan Issa lebih nyaman tidur sendiri di kamarnya.


Kenali Anencephaly, Kondisi Bayi Cacat Lahir di Kepalanya

12 hari lalu

Kenali Anencephaly, Kondisi Bayi Cacat Lahir di Kepalanya

Kondisi bayi cacat lahir ini mempengaruhi sekitar tiga kehamilan per 10.000 di Amerika Serikat setiap tahunnya.


Mengenal Atresia Bilier, Penyumbatan Saluran Empedu yang Umum Terjadi pada Bayi

13 hari lalu

Mengenal Atresia Bilier, Penyumbatan Saluran Empedu yang Umum Terjadi pada Bayi

Atresia bilier adalah penyumbatan pada saluran yang membawa empedu dari hati ke kantong empedu.


Bayi Berumur Dua Hari Dibuang di Jakut, Dimasukkan dalam Tas Jinjing

14 hari lalu

Bayi Berumur Dua Hari Dibuang di Jakut, Dimasukkan dalam Tas Jinjing

Bayi baru berumur dua hari ditemukan seorang pedagang nasi goreng yang hendak membuka warung. Kondisi masih hidup.