Konsumsi Minuman Ringan Berlebihan Tingkatkan Risiko Kematian

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi minuman ringan (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Masih suka mengonsumsi minuman ringan? Anda perlu berhati-hati karena mengonsumsi dua gelas sehari, bisa meningkatkan risiko kematian dini. Sebab, minuman ini mengandung gula atau pemanis buatan cukup tinggi yang meningkatkan risiko berbagai penyakit.

Studi Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menganalisis data dari lebih dari 450 ribu orang dewasa di 10 negara Eropa. Peserta memiliki usia rata-rata lebih dari 50, dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan seperti kanker, penyakit jantung, atau diabetes pada awalnya tidak dimasukkan dalam analisis.

Dilansir dari The Independent, Rabu, 4 September 2019, individu bergabung dengan penelitian antara 1992 dan 2000 dan kemudian ditindaklanjuti selama rata-rata 16 tahun. Selama waktu itu tercatat angka kematian lebih dari 41.600.

Selama penelitian, peserta ditanya gaya hidup mereka seperti olahraga, merokok dan berat badan serta diet dan gizi - termasuk konsumsi rata-rata minuman bersoda, fruit squash, dan minuman energi.

Laporan yang kemudian diterbitkan dalam JAMA Internal Medicine itu menunjukkan bahwa angka kematian orang yang mengonsumsi dua gelas minuman ringan sehari lebih tinggi, yaitu 11,5 persen, dibandingkan dengan mereka yang minum kurang dari segelas dalam sebulan, yaitu hanya 9,3 persen.

Ketika faktor-faktor lain seperti indeks massa tubuh, diet, aktivitas fisik, merokok dan pendidikan dipertimbangkan, angka-angka tersebut jadi lebih tinggi, yaitu 17 persen.

Orang yang mengonsumsi minuman ringan dengan pemanis buatan disebut mengalami masalah peredaran darah yang kemudian menjadi penyebab kematian. Sementara itu, minuman ringan dengan gula dikaitkan dengan risiko kematian akibat penyakit pencernaan.

Kedua jenis ringan itu juga dikaitkan dengan risiko kematian akibat penyakit Parkinson.

Penelitian ini tidak membuktikan bahwa minuman ringan adalah satu-satunya penyebab meningkatnya risiko kematian dini. Namun, para ilmuwan yang terlibat mendukung upaya pemerintah untuk mengurangi konsumsi minuman ringan oleh masyarakat, seperti penerapan pajak gula.

“Hasil kami untuk minuman ringan yang dimaniskan dengan gula memberikan dukungan lebih lanjut untuk membatasi konsumsi dan menggantikannya dengan minuman sehat lainnya, lebih disukai air,” kata Dr. Neil Murphy, penulis penelitian dari International Agency for Research on Cancer, bagian dari WHO.

Murphy menambahkan bahwa penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menemukan kemungkinan alasan mengapa pemanis dapat berdampak negatif bagi kesehatan.






7 Penelitian Konyol yang Meraih Penghargaan Ig Nobel 2022

2 hari lalu

7 Penelitian Konyol yang Meraih Penghargaan Ig Nobel 2022

Ig Nobel merupakan parodi Nobel yang mengkhususkan pada penelitian yang awalnya membuat masyarakat tertawa, namun akhirnya berpikir dan kritis.


Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

2 hari lalu

Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

Mengonsumsi gula berlebih tidak baik untuk kesehatan. Berikut jumlah ideal gula yang bisa dikonsumsi dalam sehari.


Hati-hati, Masih Mudah Juga Bisa Alami Kebotakan

3 hari lalu

Hati-hati, Masih Mudah Juga Bisa Alami Kebotakan

Ada beberapa penyebab kebotakan pada pria dan bukan hanya terjadi pada yang sudah berusia lanjut.


Pasar Baru Jakarta, Prasasti Padrao, dan Batu Penggilingan Ditetapkan sebagai Cagar Budaya

3 hari lalu

Pasar Baru Jakarta, Prasasti Padrao, dan Batu Penggilingan Ditetapkan sebagai Cagar Budaya

DKI Jakarta menetapkan kompleks Jalan Pasar Baru Jakarta Pusat, Prasasti Padrao di Museum Nasional, dan Batu Penggilingan sebagai cagar budaya.


Komisi VI Dorong Perhutani Capai Swasembada Gula

5 hari lalu

Komisi VI Dorong Perhutani Capai Swasembada Gula

Koordinasi dengan multipihak dapat memperjelas stasus lahan. Penanganan konflik yang baik memudahkan upaya peningkatan produktivitas gula.


Inilah 5 Cara Membuat Kopi Super Sehat

6 hari lalu

Inilah 5 Cara Membuat Kopi Super Sehat

Meski memiliki beberapa manfaat bagi tubuh, kopi juga membahayakan kesehatan jika dibuat dan diminum dengan cara yang salah.


Benarkah Pewarna Makanan Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit?

7 hari lalu

Benarkah Pewarna Makanan Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit?

Tidak semua pewarna makanan diciptakan sama dan disetujui semua negara.


4 Makanan yang Sering di Kaitkan dengan Kanker

8 hari lalu

4 Makanan yang Sering di Kaitkan dengan Kanker

Kanker jarang disebabkan oleh satu hal saja, tapi perhatikan kebiasaan makan dan minum, ubah jika perlu.


Penelitian UI Sebut 25 Persen Pendapatan Anak Jalanan Jakarta Buat Beli Rokok, Ironi

9 hari lalu

Penelitian UI Sebut 25 Persen Pendapatan Anak Jalanan Jakarta Buat Beli Rokok, Ironi

Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia membeberkan 25 persen dari total pendapatan harian yang diperoleh anak jalanan untuk beli rokok.


Diklaim Cocok buat Penderita Diabetes, Ini Kelebihan Gula Aren

11 hari lalu

Diklaim Cocok buat Penderita Diabetes, Ini Kelebihan Gula Aren

Gula aren sering digunakan sebagai alternatif yang lebih sehat pengganti gula pasir. Bagaimana penggunaannya buat penderita diabetes?