Bahaya Kekurangan Kalsium pada Ibu Hamil dan Menyusui

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil. shutterstock.com

    Ilustrasi ibu hamil. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ibu hamil dan ibu menyusui yang kekurangan kalsium lebih cepat mengalami keropos tulang atau osteoporosis. Hal itu disebabkan gizi yang ada di tubuhnya diprioritaskan untuk janin dan bayinya.

    "Janin sebagai prioritas utama dari tubuh. Ketika janin kekurangan gizi, cadangan dari tubuh ibu diambil," kata Ketua Umum Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan Prof Hardinsyah di Jakarta, Selasa, 3 September 2019. 

    Dia mencontohkan apabila seorang ibu sering hamil dalam jeda waktu kehamilan yang dekat dan kekurangan kalsium, ibu tersebut akan mengalami keropos tulang karena janin mengambil cadangan kalsium yang tersimpan pada tulang ibu.

    Begitu pula untuk zat gizi lainnya seperti zat besi, protein, vitamin dan lain-lain yang berfungsi untuk pembentukan organ tubuh janin.

    Hardinsyah menjelaskan dalam proses pembentukan plasenta pada ibu hamil membutuhkan kolagen, protein, asam amino, asam lemak dan zat lainnya. Namun apabila ibu kekurangan zat gizi tersebut, pembentukan plasenta untuk janin menjadi kecil dan tidak sempurna yang kemudian berpengaruh pada kondisi tubuh bayi.

    "Kalau ibu kurang gizi, plasentanya kecil, kalau plasenta kecil berarti zat gizi yang disalurkan juga kecil, maka anak jadi kecil," kata dia.

    Hardinsyah menyebutkan beberapa zat gizi bisa dicadangkan di dalam tubuh, namun ada pula beberapa zat gizi yang tidak bisa dicadangkan.

    "Kalau ibunya kekurangan gizi, tidak ada lagi cadangan yang bisa digunakan. Vitamin A, D, E, K, bisa dicadangkan, zat besi dan kalsium bisa dicadangkan, vitamin B tidak bisa dicadangkan, vitamin C tidak bisa dicadangkan," kata Hardinsyah.

    Oleh karena itu Hardinsyah menganjurkan agar pemenuhan zat gizi bisa dilakukan oleh ibu sebelum hamil agar bisa dicadangkan untuk keperluan zat gizi untuk janin.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.