Makanan Penurun Tekanan Darah Tinggi dari Tempe sampai Kiwi

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hipertensi (Pixabay.com)

    Ilustrasi hipertensi (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tekanan darah tinggi tidak menimbulkan gejala yang khas dan menyergap penderitanya begitu saja. Selain itu, tekanan darah tinggi atau hipertensi juga dapat menimbulkan komplikasi penyakit lain, seperti penyakit jantung dan ginjal. 

    Salah satu faktor penting yang mampu menurunkan tekanan darah tinggi adalah diet atau pola makan. Jenis makanan yang dikonsumsi haruslah jenis makanan penurun darah tinggi. Ada berbagai macam makanan penurun darah tinggi yang terjangkau dan dapat ditemui di sekitar Anda.

    Apabila setelah mengonsumsi makanan ini tetapi tekanan darah tidak kunjung turun, konsultasikan ke dokter untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan yang tepat. Dokter akan memberikan obat yang akan membantu mempercepat agar tekanan darah kembali normal sebelum terjadi komplikasi. Makanan-makanan ini sifatnya adalah untuk membantu penurunan tekanan darah, namun tidak dapat menggantikan fungsi obat-obatan.

    Berikut adalah beberapa makanan penurun darah tinggi yang bisa dicoba:

    1. Bawang putih
    Bawang putih merupakan salah satu makanan penurun darah tinggi yang paling terkenal di masyarakat. Khasiat bawang putih tidak hanya terbatas sebagai bumbu dapur dan antibiotik alami, tetapi juga meningkatkan kadar oksida nitrat dalam tubuh. Oksida nitrat membantu melebarkan dan melemaskan pembuluh darah yang berdampak pada penurunan tekanan darah tinggi.

    2. Kayu manis
    Selain digunakan untuk meningkatkan aroma dan cita rasa kue, kayu manis ditemukan mampu menurunkan tekanan darah dalam jangka waktu pendek. Anda dapat mencampurkan makanan penurun darah tinggi ini dengan buah ataupun oatmeal.

    3. Minyak zaitun
    Penderita tekanan darah tinggi dapat menggunakan minyak zaitun untuk memasak karena minyak zaitun mengandung komponen antiradang berupa polifenol yang berfungsi menurunkan tekanan darah.

    4. Semangka
    Serupa dengan bawang putih, semangka memiliki kandungan asam amino citrulline yang mampu meningkatkan produksi oksida nitrat yang menjadikannya salah satu makanan penurun tekanan darah tinggi.

    5. Oatmeal
    Oatmeal merupakan sarapan bergizi yang tinggi serat serta rendah garam dan lemak. Tidak hanya itu, oatmeal mengandung beta-glucan yang mampu menurunkan tekanan darah. Hal ini menjadikan oatmeal ideal sebagai makanan penurun tekanan darah tinggi. Sebagai tambahan, Anda dapat mencampurkan oatmeal dengan kacang-kacangan ataupun buah-buahan.

    6. Sayuran hijau
    Sayuran berdaun hijau kaya akan nitrat yang mampu menjaga tekanan darah dan potasium yang membantu pengeluaran sodium melalui urine. Anda dapat mengonsumsi sayuran hijau sebagai makanan penurun tekanan darah tinggi sebanyak satu sampai dua porsi setiap harinya. Sayuran berdaun hijau yang bisa dikonsumsi berupa bayam, kubis, selada, dan sebagainya.

    7. Ikan tinggi omega-3
    Ikan yang tinggi omega-3 seperti makarel dan salmon, dapat dijadikan makanan penurun darah tinggi. Selain mengandung omega-3 yang mampu mencegah peradangan dan menurunkan tekanan darah, ikan-ikan tersebut juga mengandung vitamin D yang berkontribusi dalam menurunkan darah tinggi.

    8. Buah delima
    Tidak hanya indah dan memiliki rasa yang manis, meminum jus buah delima sehari sekali selama empat minggu dapat menurunkan tekanan darah dalam jangka waktu pendek. Namun, Anda tidak perlu repot membuat jus delima, karena Anda bisa langsung memakan buah delima begitu saja sebagai makanan penurun darah tinggi.

    Selanjutnya, cokelat hitam, pisang, tempe


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.