Pemanis Buatan Bisa Membuat Anda Makan Lebih Banyak

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemanis buatan (Pixabay.com)

    Pemanis buatan (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang yang menyarankan untuk menghindari gula ketika ingin menurunkan berat badan. Sebagai gantinya, mereka menyarankan pemanis buatan. Tapi ternyata pemanis buatan bisa membuat Anda makan lebih banyak.

    Dikutip dari Times of India, Senin, 2 September 2019, sebuah penelitian menunjukkan bahwa pemanis buatan justru mempengaruhi bagian otak yang merangsang rasa lapar. Akibatnya, Anda bisa makan lebih banyak.

    Ilustrasi gula pasir. boldsky.com

    Studi yang dilakukan Charles Perkins Centre, University of Sydney, dan Garvan Institute of Medical Research, pada 2016 itu melakukan percobaan yang menemukan sistem baru di otak. Sistem ini dapat merasakan dan mengintegrasikan kandungan rasa manis dan energi dari makanan setelah mengonsumsi pemanis buatan sucralose.

    Setelah penelitian selesai, ditemukan bahwa di pusat-pusat otak, sensasi manis terintegrasi dengan kandungan energi. Ketika rasa manis versus energi tidak seimbang untuk jangka waktu tertentu, otak mengkalibrasi ulang dan meningkatkan total kalori yang dikonsumsi.

    Menurut para peneliti, konsumsi pemanis buatan meningkatkan keinginan keseluruhan untuk makan lebih banyak makanan. Jadi, pemanis buatan yang selama ini dianggap baik untuk diet ternyata malah sebaliknya menurut studi ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.