3 Masalah Kulit yang Muncul saat Stres

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kulit kering. Shutterstock

    Ilustrasi kulit kering. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernahkah Anda memperhatikan bahwa ketika Anda stres kulit jadi lebih sering breakout? Atau kulit Anda lebih sensitif terhadap produk? Breakout dapat berupa jerawat, ruam kemerahan, dan gatal.

    Menurut salah pendiri Silver Mirror Facial Bar di New York, Amerika Serikat, Cindy Kim, stres atau kecemasan memicu reaksi fisiologis dalam tubuh Anda yang bermanifestasi dalam sejumlah cara pada kulit kita. “ Termasuk berjerawat, ruam, gatal-gatal dan eksim atau psoriasis," ujarnya seperti dilansir dari laman Purewow.

    Ada sejumlah produk yang dapat membantu. Tapi selain menggunakan produk yang tepat, penting untuk menemukan cara untuk mengelola stres Anda, misalnya dengan meditasi, yoga, olahraga gym, bertemu dengan teman, atau konsultasi dengan psikolog.

    Berikut ini 3 masalah kulit yang terjadi saat stres

    1. Jerawat
    "Salah satu sinyal stres utama, kortisol, membawa pesan ke kulit untuk meningkatkan produksi minyak, yang mengarah pada jerawat. Bahan hebat yang dapat memerangi pesan-pesan penginduksi jerawat ini adalah adapalene. Adapalene adalah retinoid generasi ketiga yang dapat menurunkan produksi minyak dan mengatur sel-sel kulit untuk mencegah jerawat, "kata Rachel Nazarian, MD, FAAD di Mount Sinai Dept of Dermatology dan Schweiger Dermatology Group.

    2. Nyeri atau bengkak
    Dokter kulit Morgan Rabach, mengatakan stres menyebabkan peradangan dan jika Anda memiliki kondisi kulit yang mendasari seperti eksim, psoriasis, atau rosacea, peradangan itu dapat menyebabkan nyeri atau pembengkakan atau bahkan keduanya. "Saya selalu memberi tahu pasien saya untuk kembali ke dasar ketika hal ini terjadi. Kurangi agresor dan gunakan pembersih lembut yang tidak mengandung wewangian atau surfaktan yang kuat,” ujar Rabach.

    3. Kulit kering
    Menurut Cindy Kim kecemasan juga dapat memicu neuropeptida, yang membuat kulit Anda merah dan gatal, dan menyebabkan sel-T bereaksi berlebihan, yang dapat menyebabkan kulit kering. “Serum antioksidan dengan campuran bahan botani yang menenangkan, seng sulfat dan asam kojic dapat digunakan supaya kulit benar-benar bersih,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.