Sampo dengan Asam Salisilat Baik untuk Kesehatan Rambut

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi produk perawatan rambut. shutterstock.com

    Ilustrasi produk perawatan rambut. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Rambut akan terasa segar usai keramas. Kotoran, debu, hingga keringat bersih usai dibersihkan dengan sampo. Meski begitu Anda tetap harus memperhatikan kandungan di dalam sampo.

    Ada beberapa sampo yang mengandung bahan penyumbat kulit, seperti silikon dan sulfat yang menjadi pemicu sejumlah masalah di rambut. Misalnya meninggalkan residu yang membatasi sirkulasi darah ke folikel rambut hingga mencegah pertumbuhan rambut sehat dan kuat.

    Anda dapat memilih sampo dengan kandungan asam salisilat. Kandungan yang ampuh melawan jerawat ini juga berkhasiat baik untuk kesehatan rambut Anda. "Asam salisilat adalah bahan sampo yang sangat efektif yang menjaga rambut Anda sehat dan mencegah ketombe," kata Sacha Mitic, penata rambut dan salah satu pendiri Sachajuan di Stockholm, Swedia ini kepada laman Well and Good.

    Ilustrasi perempuan cuci rambut. (Women Fitness)

    Sasha Mitic menambahkan asam salisilat dianggap baik karena tidak menempel dan membersihkan minyak yang berlebihan di kulit kepala Anda. Selain itu serta telah terbukti mengatasi jerawat yang berkembang di kulit kepala (folliculitis), bahkan wajah. 

    Lebih lanjut dia menjelaskan, "Penggunaan sampo dengan bahan asam salisilat dapat melonggarkan kulit kering, sehingga Anda dapat membersihkan ketombe, mengurangi rasa gatal, dan juga mengurangi pembentukan ketombe di kulit kepala Anda." Bahkan jika Anda tidak rentan terhadap jerawat atau ketombe, kemunculannya dapat dicegah. Kandungan asam salisilat ini membantu memastikan tidak ada penumpukan kandungan jahat di rambut Anda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.