Tips Praktis Membersihkan Microwave Menggunakan Lemon dan Soda

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi microwave. Wisegeek.com

    Ilustrasi microwave. Wisegeek.com

    TEMPO.CO, JakartaMicrowave menjadi andalan para ibu sibuk ketika berada di dapur. Alat yang awalnya berfungsi untuk memanaskan makanan ini kini berkembang dengan beragam kegunaan, dari sekadar memanaskan, memanggang, hingga menggoreng. Karena fungsinya yang begitu banyak, alat ini menjadi cepat kotor. Apalagi jika sering digunakan untuk memasak makanan berlemak dan berbau. 

    Tapi Anda tak perlu khawatir. Membersihkan microwave bukanlah pekerjaan sulit. Anda tak perlu menggunakan sabun pembersih atau alat khusus, cukup lemon dan baking soda.

    Product Manager for Food Preparation Electrolux Indonesia, Ina Widjojo, mengatakan sisa-sisa makanan atau lemak yang menempel di bagian dalam microwave mudah dibersihkan dengan dua bahan dapur itu.

    “Cukup campurkan cairan jeruk nipis dengan soda di dalam mangkuk, lalu panaskan di microwave seperti biasa. Diamkan selama 1-1,5 menit,” kata dia di rangkaian acara perayaan ulang tahun ke-100 Electrolux di Electronic City SCBD, Jakarta, Jumat, 30 Agustus 2019.

    Dalam waktu tersebut, campuran cairan jeruk nipis dan baking soda akan memanas dan mengeluarkan uap. Uap itu akan menyebar dan menempel di dinding microwave. “Kita tinggal bersihkan pakai lap. Semua bau dan lemak akan hilang,” ujar dia.

    Untuk bagian luar yang biasanya berupa permukaan kaca, Ina menyarankan menggunakan jeruk nipis yang dicampurkan air. Cairan itu ampuh menghilangkan lemak yang biasanya terdapat di bagian luar microwave.

    “Bersihkan dengan mengusap satu arah, jangan bolak balik karena itu bisa menimbulkan gores. Gunakan lap katun atau microfiber,” ujar dia. Siap mencoba?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.