4 Mitos Perawatan Kulit yang Perlu Anda Ketahui Kebenarannya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi perawatan kulit bersama pasangan. boldsky.com

    ilustrasi perawatan kulit bersama pasangan. boldsky.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perawatan kulit dan kecantikan menjadi perhatian banyak orang. Jadi jangan heran jika banyak orang yang melakukan trik agar mendapatkan kulit bersih dan bersinar tanpa banyak kesulitan. Namun, ternyata banyak mitos yang beredar tentang perawatan kecantikan.

    Dokter spesialis kecantikan asal India, Rinky Kapoor, memecah beberapa mitos kecantikan yang paling sering Anda temui, seperti dikutip dari Times of India.  

    1. Selalu gunakan yang alami

    Kebanyakan orang berpikir bahwa bahan alami selalu yang terbaik. Padahal belum tentu demikian. Semua bahan alami tidak akan bekerja pada setiap jenis kulit, dan Anda harus menentukan yang mana yang cocok untuk kulit Anda. Karena itu, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

    2. Semakin tinggi SPF, semakin baik

    Menerapkan tabir surya dengan SPF tinggi adalah saran yang bagus, tetapi kebanyakan orang lupa bahwa seseorang harus menerapkan kembali tabir surya setiap dua atau tiga jam. Bahkan ketika Anda berada di dalam ruangan atau saat matahari tertutup awan pun Anda tetap harus mengenakannya.  Gunakan tabir surya dengan perlindungan UVA bersama dengan UAB.

    3. Menghilangkan jerawat

    Banyak orang yang tergoda menangani jerawat sendiri dengan cara yang salah, misalnya  memencetnya. Melakukan itu berarti Anda berisiko terkena bekas luka, peradangan yang lebih parah, dan proses penyembuhan lebih lama.

    4. Minum banyak air dan makanan bergizi saja cukup

    Rutinitas perawatan kulit yang baik adalah kombinasi dari diet sehat, olahraga, dan produk yang baik. Minum air putih yang cukup tidak berarti Anda tidak perlu melembapkan kulit dengan produk perawatan. Juga, jenis pelembap yang Anda butuhkan akan tergantung pada jenis kulit Anda. Pelembap mencegah pori-pori kulit tersumbat dan melindungi kulit dari unsur-unsur eksternal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.