6 Pikiran Negatif yang Harus Segera Disingkirkan

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi Wanit. Unsplash/Mimi Thian

TEMPO.CO, Jakarta - Ada banyak hal yang Anda rasakan sangat baik. Misalnya resep steak yang lezat dan sangat mudah, bungalow yang Anda pesan untuk liburan, atau  terhubung kembali dengan teman lama Anda yang telah lama hilang. Tetapi kadang-kadang, semua hal positif ini dapat berubah menjadi debu ketika pikiran Anda mulai berpacu dengan pikiran-pikiran negatif.

Melansir laman Purewow, penilaian yang tidak berdasar ini adalah pemikiran beracun, menggelegak ke permukaan dan membuat Anda menebak-nebak diri sendiri tentang hal-hal yang seharusnya tidak Anda lakukan, dan tentu menyebabkan stres dan kecemasan. Melepaskan pikiran negatif ini dan menggantinya dengan alternatif yang lebih sehat akan membantu Anda mencapai kondisi pikiran yang lebih positif yang akan memberi Anda kualitas hidup yang lebih baik. Meskipun memang tidak selalu mudah untuk mengubah pemikiran kita, tetapi itu sangat berharga.

Berikut ini beberapa pikiran negatif dan cara mengubahnya jadi lebih baik

1. Apakah Mereka Menyukai Saya?
Pada tingkat tertentu, semua orang ingin disukai. Anda mungkin bertanya-tanya apakah rekan kerja atau bos Anda menyukai Anda, atau bahkan teman dan keluarga Anda. Mungkin tidak masalah apakah mereka memberi tahu Anda setiap hari bahwa mereka menyukai Anda. Begitu pikiran beracun ini memasuki pikiran Anda, itu akan menempel selamanya.

Ketika Anda mendapati diri Anda memikirkan pemikiran ini, gantilah dengan alasan mengapa Anda menyukai diri sendiri. Pada akhirnya, tidak masalah apakah ada yang suka atau tidak. Jika Anda menjalani kehidupan terbaik Anda sebagai diri-sejati Anda, itulah satu-satunya hal yang penting.

2. Apakah Saya Membuat Kesalahan?
Apakah yang Anda lakukan itu besar atau kecil, menyiksa diri Anda dengan bertanya-tanya apakah sesuatu itu kesalahan hanya akan membuat Anda menderita. Sebaliknya, cobalah bersyukur. Tidak ada yang sempurna, jadi Anda tidak bisa berharap diri Anda juga. Tidak ada orang lain yang melacak berapa lama Anda bisa pergi tanpa mengacaukannya. Jika kesalahan terjadi, hiruplah dan lakukan yang terbaik untuk tidak mengulanginya lagi. Itu yang bisa dilakukan siapa saja.

3. Apa yang Akan Salah?
Masuk ke situasi yang baru bisa menakutkan. Tidak masalah jika Anda bungee jumping dari tebing atau mencoba sushi yellowtail untuk pertama kalinya. Saat di mana Anda mencoba untuk melangkah keluar dari zona nyaman Anda menakutkan.

Kebiasaan bertanya-tanya apa yang akan salah ketika Anda akan mencoba sesuatu yang baru bermula dari meningkatnya kecemasan, yang mempengaruhi fisik pada tubuh Anda. Penelitian telah menunjukkan bahwa kecemasan mengubah kadar kortisol Anda, memaksa tubuh Anda menjadi stres yang melakukan hal-hal seperti membuat Anda bertambah berat badan dan memiliki tekanan darah lebih tinggi.

Ganti segalanya dan tanyakan pada diri Anda pertanyaan sebaliknya. Bagaimana hal baru itu akan menambah sukacita dalam hidup Anda atau memberi Anda pengalaman baru? Ini akan membuat situasinya tampak kurang menakutkan dan mengarah pada petualangan yang lebih positif dalam hidup Anda.

4. Bagaimana Saya Akan Gagal?
Kegagalan, seperti membuat kesalahan, tidak dapat dihindari. Ingatkan diri Anda bahwa semua orang gagal. Tetapi berfokus pada bagaimana hal itu akan terjadi pada Anda bahkan sebelum Anda mencoba,hampir pasti akan membuat diri Anda gagal. Alih-alih merenungkan bagaimana kematian Anda yang tak terhindarkan akan terjadi, fokuslah pada bagaimana Anda akan berhasil. Dan ketahuilah bahwa jika Anda “gagal,” itu hanya kesempatan untuk membingkai ulang situasi sebagai peluang untuk tumbuh. Belajarlah dari apa yang menyebabkan kegagalan dan cobalah untuk tidak mengulanginya. Dan jika Anda akhirnya mengulanginya, belajarlah juga. Itu bagian dari menjadi manusia.

5. Apakah Saya Cukup Baik?
Pola pikir ini melintasi batas ketika Anda mulai bertanya-tanya apakah Anda cukup baik untuk hal-hal sehari-hari. Untuk mengalahkan pemikiran beracun ini, Anda harus memperbaiki kepercayaan diri Anda. Lakukan hal-hal seperti menegaskan keberhasilan Anda, tidak peduli seberapa kecil mereka. Tetapkan tujuan kecil dan rayakan ketika Anda mencapainya. Tindakan kecil perawatan diri sangat membantu membangun rasa percaya diri Anda, jadi Anda tidak perlu bertanya-tanya apakah Anda sudah cukup baik lagi.

6. Akan Seperti Apa Pendapat Mereka?
Setelah Anda membuat atau melakukan sesuatu, wajar jika Anda bertanya-tanya apa yang akan dipikirkan orang. Cobalah untuk mendengar pendapat sebagai kritik yang membangun kapan pun Anda bisa. Jika Anda mendengar sesuatu yang sama sekali tidak Anda setujui, belajarlah untuk melepaskannya. Tidak apa-apa bagi seseorang untuk tidak menyukai sesuatu yang Anda lakukan. Mereka mungkin belum menginternalisasikannya, jadi Anda tidak perlu melakukannya juga.






Elizabeth Olsen Sempat Mengalami Serangan Panik saat Berusia 21 Tahun

11 jam lalu

Elizabeth Olsen Sempat Mengalami Serangan Panik saat Berusia 21 Tahun

Elizabeth Olsen ingin bisa mengontrol kecemasannya tanpa obat-obatan


6 Dampak KDRT Pada Anak yang Tak Boleh Dianggap Sepele

1 hari lalu

6 Dampak KDRT Pada Anak yang Tak Boleh Dianggap Sepele

Anak yang menyaksikan KDRT bisa mengalami efek jangka panjang, menurunkan kualitas hidupnya.


Gaun Coperni Bella Hadid Dilukis Langsung di Tubuhnya di Paris Fashion Week

4 hari lalu

Gaun Coperni Bella Hadid Dilukis Langsung di Tubuhnya di Paris Fashion Week

Bella Hadid menjadi model penutup pertunjukan Coperni di Paris Fashion Week dengan busana yang tidak biasa


6 Langkah Menghentikan Sikap Clingy terhadap Pasangan

5 hari lalu

6 Langkah Menghentikan Sikap Clingy terhadap Pasangan

Pengalaman masa lalu dengan keluarga, mantan pasangan, dan bahkan teman semuanya dapat menyebabkan perilaku clingy


Tips Atasi Gugup saat PDKT

7 hari lalu

Tips Atasi Gugup saat PDKT

Apa jadinya jika merasa gugup saat PDKT, apakah wajar? Untuk mengusir kecemasan tersebut, berikut kiatnya.


Gangguan OCD, Apakah Berbeda dengan Perfeksionis?

16 hari lalu

Gangguan OCD, Apakah Berbeda dengan Perfeksionis?

OCD dan perfeksionis merupakan dua hal berbeda. Masing-masing memiliki gejala dan dampaknya masing-masing


Tak Hanya Tinggi, Kolesterol Rendah Juga Membahayakan Kesehatan

20 hari lalu

Tak Hanya Tinggi, Kolesterol Rendah Juga Membahayakan Kesehatan

Kolesterol bukanlah hal yang benar-benar harus dihindari karena sebenarnya tubuh membutuhkannya dalam jumlah yang tepat. Ini dampak kolesterol rendah.


5 Faktor yang Mendorong Orang Bersikap Control Freak

21 hari lalu

5 Faktor yang Mendorong Orang Bersikap Control Freak

Sikap control freak bahkan tak segan mengendalikan situasi dan orang lain secara manipulasi, memaksa, merendahkan, mengancam, menghujat


Hari Kesehatan Mental Sedunia, Ikatan Psikolog Buka Telekonseling Gratis 1.000 Klien

22 hari lalu

Hari Kesehatan Mental Sedunia, Ikatan Psikolog Buka Telekonseling Gratis 1.000 Klien

1000 orang akan mendapatkan konseling gratis dari psikolog melalui Zoom untuk memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia dengan mendaftar dulu.


Mengenal Fobia Sosial, Apakah Anda Memiliki Gejalanya?

24 hari lalu

Mengenal Fobia Sosial, Apakah Anda Memiliki Gejalanya?

Social Anxiety Disorder atau fobia sosial adalah ketakutan yang tak rasional akan pandangan negatif orang lain terhadapnya. Begini gejalanya.