7 Makanan untuk Mencegah Efek Buruk Sinar Matahari pada Kulit

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu dan anak makan sayur. shutterstock.com

    Ilustrasi ibu dan anak makan sayur. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap orang tahu, sebelum beraktivitas di bawah terik matahari ada baiknya menggunakan tabir surya agar kulit tidak rusak. Namun, sebagian peneliti percaya bahwa mengonsumsi makanan tertentu juga bisa mencegah kerusakan kulit yang diakibatkan oleh sinar UVA dan UVB matahari.

    Beberapa makanan mengandung nutrisi yang mampu membantu kulit memperbaiki dirinya sendiri. Kerusakan kulit itu salah satunya disebabkan berkurangnya antioksidan dalam darah Anda ketika terpapar sinar matahari. 

    "Salad bukanlah pengganti sunblock, namun ada beberapa makanan khusus yang dapat menambah perlindungan dari dalam tubuh terhadap sengatan matahari dan kerutan," kata Amanda Von Dem Hagen, spesialis kulit di Glo Skin Beauty, Inggris. 

    "Ada begitu banyak komponen yang bisa Anda konsumsi dari makanan yang membawa efek perlindungan berbeda. Sebagian besar mekanisme berhubungan dengan antioksidan yang berfungsi sebagai senyawa anti-penuaan dalam makanan."

    Secara umum, Anda bisa mengonsumsi sayuran atau buah-buahan yang memiliki pigmen oranye dan merah karena mengandung karotenoid. 


    Melansir Mirror, inilah 7 makanan yang menurut Amanda bisa membantu memperbaiki kerusakan kulit akibat sinar matahari.

    1. Jamur Cremini

    Jamur crimini memiliki salah satu konten selenium tertinggi. Mineral jenis ini diperlukan untuk membuat salah satu antioksidan tubuh yang paling kuat, glutathione peroxidase, yang melawan senyawa yang merusak yang disebut radikal bebas yang terbentuk di kulit selama paparan sinar matahari. Mereka juga merupakan sumber vitamin B yang bagus dan berguna untuk membuat sel-sel kulit baru yang tampak awet muda.

    2. Delima

    Delima memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan telah ditemukan menawarkan manfaat anti-inflamasi pada kulit. Para ilmuwan telah menemukan bahwa nutrisi dalam buah delima dapat mengurangi kemampuan radiasi UVB di mana dapat menyebabkan kanker dalam sel-sel kulit.

    Selain itu, minyak biji delima diketahui kayak akan asam ellagic atau antioksidan polifenol sehingga berguna untuk mencegah kanker kulit.

    3. Ceri

    Ceri Tart Montmorency adalah sumber antioksidan melatonin terbaik yang bisa Anda konsumsi. Melatonin berguna untuk melindungi kulit dari radiasi ultraviolet. Para peneliti telah menemukan bahwa nutrisi ini membantu memperbaiki kulit yang terbakar karena merangsang pertumbuhan sel kulit baru. Ceri juga merupakan sumber vitamin C yang dibutuhkan untuk membangun kolagen.

    4. Tomat

    Tomat merupakan sumber antioksidan likopen yang mampu melindungi kulit dari kerusakan sinar UV. Likopen memberi warna pada tomat dan menetralkan molekul berbahaya yang diproduksi di kulit akibat terpapar sinar ultra violet matahari.
    Kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas pada struktur kulit dan DNA dapat menyebabkan penuaan dini dan kanker kulit. Tomat juga dikenal sebagai anti-inflamasi yang berarti meredakan kemerahan dari sinar matahari terlalu lama.

    5. Wortel

    Wortel mengandung beta-karoten yang tidak hanya melindungi terhadap kerusakan akibat sinar matahari tetapi juga dapat membantu melindungi kulit karena memiliki sifat tabir surya alami. Wortel juga mengandung biotin, sejenis vitamin B yang merangsang pertumbuhan rambut sehat dan pertumbuhan kuku yang cepat.

    6. Mentega Almond

    Dengan kandungan vitamin E yang tinggi, almond dapat menyembuhkan kerusakan akibat sinar matahari dan menjaga kulit tetap lembab dan halus. Ini bisa menjadi topping smoothie Anda dan sangat cocok dipadukan dengan pisang.

    7. Ubi

    Sama seperti wortel, ubi juga mengandung beta-karoten. Antioksidan ini dikonversi menjadi vitamin A dalam tubuh yang berguna menjaga kulit tetap halus dan sehat. Selain itu, antioksidan ini juga membantu produksi kolagen. Dengan mengonsumsi ubi jalar juga berfungsi sebagai tabir surya alami.

    GALUH PUTRI RIYANTO | MIRROR.CO.UK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.