6 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Melakukan Filler Pipi

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi fillers. Shutterstock

    Ilustrasi fillers. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian perempuan rela melakukan berbegai treatment kecantikan untuk merawat wajahnya, salah satunya dengan melakukan filler pipi. Walaupun perawatan ini belum booming dibanding pendahulunya seperti filler bibir, sedot lemak, hingga mengencangkan bokong ala orang Brazil.

    Tetapi ahli bedah plastik New York City, dr. Lara Devgan berpikir bahwa perempuan akan lebih banyak mempertimbangkan melakukan filler pada pipi mereka untuk tetap cantik. "Di dunia ahli bedah plastik, tulang pipi dianggap mewakili 70% dari kecantikan wajah. Alasannya, tulang pipi memberikan arsitektur yang sangat indah untuk wajah kita," kata Devgan.

    Layaknya perawatan kecantikan lainnya, filler pipi juga terdiri dari serangkaian prosedur dan perawatan yang menyertainya. Melansir Harper's Bazaar, di bawah ini merupakan hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum melakukan filler pipi.

    1. Tujuan Melakukan Filler Pipi
    Tujuan utama melakukan filler pipi ialah untuk mempertegas tulang pipi Anda. Volume tulang pipi perlahan bisa habis karena umur. Oleh karena itu, filler pipi bisa menjadi salah satu solusi mengembalikan volume tulang pipi seperti semula.

    "Tulang pipi adalah jantung dari struktur tulang wajah," kata dr. Devgan. "Jadi, mereka tidak hanya membantu mengangkat wajah, tetapi juga memberikan keremajaan dan bayangan di pipi tengah sehingga menciptakan efek wajah yang tirus."

    Perawatan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap orangnya. Misalnya, seseorang dengan wajah kurus pasti ingin pipi yang sedikit tembam. Kebalikannya, seseorang dengan wajah bulat lebih menginginkan pipi yang tirus. "Filler pipi seharusnya bisa membuat pipi Anda simetris di bagian kanan dan kirinya sehingga mampu memancarkan kecantikan yang sesungguhnya," kata dr.
    Devgan.

    2. Hasil Akhir Bergantung dari Jenis Filler
    Untuk mendapatkan hasil filler yang baik, Anda juga perlu pertimbangkan jenis filler yang digunakan oleh dokter Anda. Ada dua tipe jenis filler, yaitu berbahan agak kasar dan lebih halus. Menurut dr. Sachin Shridharani pilihlah filler dengan bahan yang lebih halus, khususnya bahan dengan viskositas tinggi yang mencakup asam hialuronat.

    Baik Devgan maupun Shridharani sepakat menyarankan untuk menggunakan produk filler Juvederm. "Juvederm memiliki struktur dan perancah yang mampu membuat beberapa struktur di wajah, tetapi masih cukup lembut sehingga Anda tidak terlihat seperti memiliki implan di pipi Anda," kata Shridharani.

    3. Harga Treatment Filler Pipi
    Harga treatment filler pipi ini tergantung pada praktisi kecantikan yang Anda temui. Selain itu, harga juga bergantung dengan bahan filler yang digunakan. Secara umum, harga filler pipi berkisar antara Rp 14,2 juta hingga Rp 57 juta untuk wajah perempuan berukuran rata-rata.

    4. Alternatif
    Satu-satunya prosedur lain untuk menambah pipi kempes adalah implan. Meski permanen, ini adalah operasi yang cukup invasif dan menghabiskan waktu. Jadi dr. Devgan mengungkapkan bahwa implan bisa dibilang sudah ketinggalan zaman.

    5. Pemulihan pasca perawatan
    Waktu pemulihan setelah menjalankan perawatan filler bisa diminimalisir, dengan syarat Anda diskusi dengan dokter Anda. "Jika Anda bilang dengan dokter tentang tujuan Anda, dia akan melakukan pengukuran hati-hati untuk menentukan dengan tepat berapa banyak filler yang Anda butuhkan," ungkap dr. Devgan.

    Prosedur perawatan iller pipi bisa dibilang relatif singkat. "Sebelum injeksi biasanya pasien akan mati rasa selama lima menit. Dan Injeksi filler biasanya hanya membutuhkan waktu lima hingga sepuluh menit," lanjutnya.

    Setelah selesai, pipi Anda akan mengalami sedikit pembengkakan. "Biasanya ada pembengkakan ringan tetapi Anda terlihat sangat normal jika Anda perlu kembali bekerja atau beraktivitas. Saya akan mengatakan sebagian besar pembengkakan reda dalam beberapa hari pertama," kata dr. Devgan.

    6. Ketahanan Filler Pipi
    Dr. Devgan dan dr. Shridharani setuju bahwa ketahanan filler pipi itu berbeda-beda pada tiap orang. Asam hialuronat seiring berjalannya waktu akan larut dalam tubuh. Oleh karena itu, tingkat metabolisme seseorang akan sangat memengaruhi ketahan filler pipi.

    Bagi siapa pun yang khawatir filler pipi mereka hilang sehingga kembali ke penampilan alami mereka, dr. Shridharani merekomendasikan untuk melakukan treatment filler "penguat". Pasien dapat memesan janji temu setelah sembilan atau sepuluh bulan untuk mempertahankan tingkat struktur yang sama, tanpa melakukan injeksi sebanyak yang dilakukan pada seperti pertama.

    GALUH PUTRI RIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.