Minggu, 22 September 2019

Tips Merawat Pori-pori Kulit yang Terlihat Besar dan Jelas

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kulit cantik. Shutterstock.com

    Ilustrasi kulit cantik. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa wanita mengeluhkan pori-pori kulit yang besar. Meski ada beberapa tips khusus untuk pori-pori besar, yang harus diingat adalah bahwa Anda tidak benar-benar mengecilkan ukurannya. Tapi Anda bisa meminimalisir pori-pori yang besar tapi terlihat lebih kecil.

    Ukuran pori-pori, seperti bintik-bintik, adalah genetik — artinya, pori-pori yang Anda miliki sejak lahir adalah pori-pori yang bawa sampai tutup usia. Ada sejumlah hal sederhana yang dapat Anda lakukan di rumah untuk membuatnya terlihat jauh lebih kecil dan lebih tertutup secara keseluruhan.

    Hal terpenting yang dapat Anda lakukan adalah menjaga pori-pori tetap bersih. Pori-pori kulit yang bersih akan terlihat lebih kecil bahkan tidak terlihat, sementara yang tersumbat terlihat membesar dan lebih terlihat. Anda harus menggunakan produk dan bahan-bahan yang tepat, serta melakukan kebiasaan baik.

    Dan tentu saja, ada juga produk yang harus dihindari, yaitu produk perawatan kulit atau makeup yang komedogenik. Pastikan selalu mencari kata-kata "non-komedogenik" dan "bebas minyak" pada label kemasan.

    Produk yang digunakan untuk mengecilkan pori-pori kulit

    Sebagai permulaan, pilih pembersih ringan dan non-komedogenik yang dapat Anda gunakan dua kali sehari, sekali di pagi hari dan sekali di malam hari. Jika Anda memiliki jerawat, Anda dapat mengganti pembersih dengan asam salisilat, yang dapat membantu membersihkan pori-pori kulit.

    Menurut American Academy of Dermatology, cara terbaik untuk membersihkan wajah Anda adalah dengan menggunakan air hangat dan tekanan lembut, bukan digosok atau ditarik. Cara ini akan memastikan bahwa wajah Anda menghilangkan minyak berlebih tanpa menyebabkan iritasi lebih lanjut.

    Selanjutnya, Anda dapat menggunakan produk AHA atau BHA dalam rutinitas perawatan kulit Anda. Eksfoliator kimia ini membantu membersihkan sel-sel mati atau kotoran sisa makeup atau minyak yang ada di permukaan kulit. Kedua bahan itu dapat menembus di bawah permukaan untuk melarutkan lem antar sel yang menyatukan sel. "Lem" ini dapat menumpuk dan bersarang di pori-pori Anda.

    Produk yang mengandung AHA biasanya ditoleransi lebih baik oleh orang dengan kulit kering atau sensitif, sementara BHA lebih cocok untuk jenis kulit berminyak atau rawan jerawat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.