Infeksi Toksoplasma saat Hamil, Bisakah Disembuhkan?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hamil bermasalah. shutterstock.com

    Ilustrasi hamil bermasalah. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Toksoplasmosis yang diidap saat hamil, seperti yang dialami penyanyi Tantri Kotak, dapat  menular pada bayi. Kondisi yang disebabkan oleh parasit Toksoplasma gondii ini berisiko menyebabkan masalah kesehatan pada bayi, seperti keguguran, bayi lahir dalam keadaan mati, dan cacat lahir. Meski begitu, risiko ini sangat jarang terjadi. Bisakan penyakit ini disembuhkan? 

    Infeksi toksoplasmosis tak mudah diketahui dari gejala-gejalanya yang muncul karena sangat umum, Itu sebabnya, untuk mengetahuinya ibu hamil perlu memeriksakan diri ke dokter.

    Jika terbukti mengalami toksoplasmosis, dokter akan meresepkan obat antibiotik spiramycin. Obat ini akan membantu mengurangi risiko penularan dari ibu ke janin.

    Jika bayi juga positif sudah tertular toksoplasma, dokter dapat memberikan obat kombinasi pyremethamine dan sulphadiazine. Kedua obat ini, berfungsi untuk mencegah terjadinya kerusakan lebih jauh namun tidak dapat mengatasi kerusakan yang sudah terlanjur terjadi.

    Saat usia kehamilan memasuki 20 minggu, pemeriksaan USG mungkin sudah akan menunjukkan apabila terjadi kelainan secara fisik pada janin.

    Semua bayi yang lahir dari ibu yang sudah didiagnosis menderita toksoplasma selama kehamilan, akan terus dipantau kesehatannya oleh dokter anak dan perlu melakukan tes darah selama satu tahun pertama kehidupannya.

    Toksoplasma bisa ditemukan di daging mentah, feses kucing, tanah tempat kucing buang air, maupun susu kambing yang belum di sterilkan. Anda tidak dapat tertular toksoplasmosis hanya dengan memelihara atau menyentuh kucing.

    Untuk mencegah penularan, selalu cuci tangan dengan bersih setelah mengolah ayam, daging, ikan, bahkan hingga buah dan sayur yang mentah. Jika Anda memelihara kucing atau baru ingin melakukannya, minta tolong ke orang lain yang bersedia. membantu untuk membersihkan feses kucing selama Anda masih dalam masa kehamilan.

    Jangan lupa membersihkan perabotan yang mungkin sering dilewati kucing. Jika tidak ada yang bisa membantu dan Anda yang sedang hamil terpaksa membersihkan feses kucing sendiri, gunakan masker dan sarung tangan saat melakukannya dan jangan lupa untuk cuci tangan yang bersih setelahnya.

    Selanjutnya, pastikan daging yang Anda konsumsi telah matang sempurna. Apabila Anda harus memegang tanah saat ingin berkebun, maka gunakan sarung tangan yang bersih dan tebal. Jangan mengonsumsi air dari sumber yang kurang jelas kebersihannya.

    Meski umumnya tidak mengkhawatirkan, toksoplasmosis tetap perlu segera Anda periksakan ke dokter. Terutama, bagi Anda yang sedang hamil. Selain itu, jangan lupa untuk jaga selalu kebersihan hewan peliharaan Anda.

    SEHATQ.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara