Susi Pudjiastuti Pilih Bawa Minum Sendiri, Ogah Minum Air Kemasan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat memberikan orasi pada aksi Tolak Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Taman Aspirasi, Monas, Jakarta, Ahad, 21 Juli 2019. Menurut Susi menghimbau masyarakat agar tidak menggunakan plastik sekali pakai agar laut Indonesia tidak tercemar oleh sampah plastik. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat memberikan orasi pada aksi Tolak Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Taman Aspirasi, Monas, Jakarta, Ahad, 21 Juli 2019. Menurut Susi menghimbau masyarakat agar tidak menggunakan plastik sekali pakai agar laut Indonesia tidak tercemar oleh sampah plastik. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terkenal galak soal sampah plastik, termsuk yang berasal dari kemasan air minum sekali pakai. Itu sebabnya, ia memilih membawa botol air minum sendiri dibandingkan harus meminum air kemasan. 

    Susi bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong menjadi pembicara dalam acara Ignite The Nation di Istora Senayan, Ahad, 18 Agustus 2019. Saat Sri Mulyani sedang berbicara, panitia mengantarkan air minum yang dikemas dalam botol plastik.

    Susi secara spontan memprotes penggunaan botol plastik sekali pakai pasalnya plastik merupakan salah satu temuan paling banyak yang mencemari laut.

    "Kemarin, saya demo di depan istana. Sekarang saya demo anak-anak muda. Stop pemakaian plastik sekali pakai," kata Susi dalam suara yang lantang.

    Aksi Susi siang itu mendapat sambutan meriah dari peserta Ignite The Nation. Panitia pun segera mengambil air mineral yang sudah disediakan untuk para panelis dalam sesi itu.

    Selama menjadi pembicara, Susi terlihat beberapa kali minum dari botol yang dia bawa sendiri.

    Dalam kesempatan itu, Susi menceritakan tantangan yang dihadapinya selama mengurus perairan di Indonesia, termasuk kebijakannya menenggelamkan kapal asing ilegal yang kontroversial.

    Selama ini Sri Mulyani menjadi salah seorang tempat curhat ketika dia mengalami masalah. Susi mengaku dia sering mengirim pesan singkat berisi "curhatan" kepada Sri Mulyani.

    "Dia balas, 'sabar'. Saya nggak bisa, sabar begitu," kata Susi sambil bercanda.

    Menutup sesi berbicara siang ini, Susi Pudjiastuti mengundang anak-anak muda untuk membuat aplikasi di bidang perikanan.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.