5 Alasan Bayi Butuh Jadwal Tidur Teratur, Bisa Cegah Infeksi

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi tidur. Shutterstock

    Ilustrasi bayi tidur. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Bayi baru lahir memiliki jadwal tidur yang kacau. Ia bisa tidur sepanjang siang lalu terjaga di tengah malam, di kala orang dewasa tertidur. Tapi biar bagaimana pun Anda perlu membuat jadwal tidur bayi yang teratur. Ini bukan hanya menguntungkan Anda, tapi juga berguna bagi kesehatannya. 

    Pola dan durasi tidur terus berubah seiring pertumbuhan bayi. Bayi yang baru lahir (hingga satu tahun) pada umumnya membutuhkan 15-16 jam tidur, batita (lebih dari satu tahun) membutuhkan 12-13 jam, anak-anak (tiga hingga 12 tahun) memerlukan sembilan hingga 12 jam dan remaja biasanya memerlukan delapan hingga 12 jam. Semakin dewasa, semakin sedikit juga waktu yang dibutuhkan untuk tidur.

    Berikut ini beberapa manfaat tidur yang layak bagi seorang anak, seperti dikutip Indian Express, Rabu, 14 Agustus 2019.

    Meningkatkan konsentrasi

    Tidur yang cukup dapat meningkatkan konsentrasi dan kewaspadaan anak. Anak yang tertidur dengan baik akan selalu dapat berkonsentrasi dan lebih fokus dibandingkan dengan anak yang belum tidur dengan benar. Tidur yang tepat memastikan otak yang segar, tajam dan waspada. Sementara, jika bayi kurang tidur pada malam hari, mereka pasti akan rewel.

    Tumbuh kembang lebih baik

    Bayi yang cukup istirahat, rileks, dan tidur nyenyak akan melalui masa tumbuh kembang yang baik. Sebab, hormon pertumbuhan umumnya dikeluarkan saat tubuh tertidur. Bayi baru lahir harus menghabiskan lebih dari setengah hari untuk tidur.

    Mengurangi luka dan cedera

    Anak-anak yang kurang tidur biasanya juga lebih rentan terhadap perilaku buruk. Tetapi, dengan tidur yang cukup, kerentanan itu akan berkurang karena tidur menimbulkan efek menenangkan bagi anak.

    Belajar disiplin

    Ketika siklus tidur teratur, anak akan belajar disiplin untuk mengatur jadwal hari itu. Anak juga belajar gaya hidup anak yang layak karena berbagai kegiatan lainnya dikelola dan dipelihara seperti yang seharusnya.

    Mencegah infeksi kuman dan memperbaiki jantung

    Ketika anak sedang tidur, tubuh mereka cenderung menghasilkan protein atau sitokin, yang membantu memerangi kuman dan infeksi, juga mencegah beberapa penyakit. Karena itu, penting bagi anak-anak untuk tidur cukup. Seiring dengan ini, tidur disiplin juga mencegah gangguan pembuluh darah karena sirkulasi hormon stres.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.