Batuk Rejan Lebih Banyak Menyerang Bayi, Apa Penyebabnya?

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi bayi. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Batuk rejan merupakan penyakit menular yang ditimbulkan oleh bakteri Bordetella pertussis. Bakteri yang hanya berkembang biak di tubuh manusia ini menyerang saluran pernapasan sehingga menimbulkan pertussis atau batuk 100 hari.

Ciri khas batuk ini adalah suara tarikan napas kencang (whoop) di awal atau sela-sela batuk tiada henti pada orang yang terkena penyakit ini. Jika tidak diawasi, batuk ini bisa menyebabkan henti napas pada bayi

Pertusis sangat berbahaya, terutama jika terjadi pada bayi. Penularan bakteri terjadi lewat kontak langsung dengan partikel-partikel dalam percikan air, yang dikeluarkan oleh penderita batuk rejan saat ia batuk.

Bordetella pertussis kemudian berkembang di dalam saluran pernapasan manusia, kemudian mengeluarkan toksin yang merusak rambut-rambut halus (cilia) di saluran pernapasan. Rambut-rambut halus tersebut berfungsi menyaring kotoran dan debu yang ikut terhirup masuk saat manusia bernapas. Rusaknya ciliamenyebabkan saluran napas mengalami peradangan.

Infeksi dan peradangan saluran napas akibat pertusis ditandai dengan batuk kering. Batuk rejan sudah bisa menular pada hari ketujuh setelah infeksi bakteri terjadi hingga tiga minggu setelah gejala batuk muncul.

Pada awalnya, pertusis dianggap hanya menyerang bayi dan anak-anak. Akan tetapi, beberapa riset menemukan bahwa orang dewasa juga bisa terkena batuk rejan. Bahkan 25 persen dari kasus batuk ini, penderitanya adalah orang dewasa.

Pada orang dewasa dan remaja, gejala pertusis umumnya lebih ringan. Cenderung lebih mirip infeksi saluran napas atas, batuk, atau pilek.

Di situlah letak bahayanya penyakit pertusis, penderita dewasa sering tidak terdiagnosis dengan benar. Sebagai akibatnya, ia akan menularkan batuk rejan pada orang-orang di sekitarnya, terutama pada bayi dan anak-anak yang sangat rentan.

Batuk rejan tergolong sangat menular. Saat seseorang terkena pertusis, bisa terjadi 75 sampai 100 persen penularan pada anggota keluarga yang tidak diimunisasi dan tinggal serumah dengan penderita. Bahkan pada anggota keluarga yang sudah diimunisasi pun, masih bisa terjadi penularan bila ada kontak langsung yang intens dengan penderita.

SEHATQ.COM






5 Manfaat Madu, Kontrol Berat Badan dan Pereda Batuk Alami

5 jam lalu

5 Manfaat Madu, Kontrol Berat Badan dan Pereda Batuk Alami

Madu bisa menjadi pereda batuk alami dan mengontrol berat badan. Begini penjelasannya.


Patogen dan Parasit, Apakah Berbeda?

9 jam lalu

Patogen dan Parasit, Apakah Berbeda?

Patogen dan parasit berkaitan menyebabkan penyakit


Apa itu Alergi Sulfit dan Penyebabnya?

10 jam lalu

Apa itu Alergi Sulfit dan Penyebabnya?

Zat kimia tertentu seperti sulfit rentan menyebabkan alergi


Kate Middleton Beri Dukungan untuk Ibu Melahirkan Bayi Prematur

10 jam lalu

Kate Middleton Beri Dukungan untuk Ibu Melahirkan Bayi Prematur

Kate Middleton melakukan banyak pekerjaan berkaitan dengan perkembangan anak usia dini, terinspirasi pengalamannya sebagai ibu tiga anak


Macam Penyakit Kulit yang Menular dan Penyebabnya

18 jam lalu

Macam Penyakit Kulit yang Menular dan Penyebabnya

Penyakit kulit menular atau infeksi kulit yang menular dibedakan menjadi tiga, sesuai dengan penyebab infeksi tersebut. Simak penjelasannya.


Malaysia Hentikan Pengejaran Utang Pajak Penghasilan Rp34 Miliar Putri Najib Razak

20 jam lalu

Malaysia Hentikan Pengejaran Utang Pajak Penghasilan Rp34 Miliar Putri Najib Razak

Pengacara Putri Najib Razak ketika dihubungi mengatakan IRB mengajukan pemberitahuan penghentian banding Senin lalu.


Tiga Putra Remaja Ramzan Kadyrov Segera Gabung Wamil Rusia

22 jam lalu

Tiga Putra Remaja Ramzan Kadyrov Segera Gabung Wamil Rusia

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov menyatakan tiga putranya yang masih remaja akan mengikuti wajib militer Rusia untuk perang Ukraina.


Kembangkan Potensi Anak dengan Pola Asuh Otoritatif

1 hari lalu

Kembangkan Potensi Anak dengan Pola Asuh Otoritatif

Psikolog menjelaskan pola asuh otoritatif dapat diterapkan orang tua karena bermanfaat untuk memberikan dukungan dan mengasah perkembangan anak.


Alasan Sarah Michelle Gellar Tidak Izinkan Anak Punya Akun Media Sosial

1 hari lalu

Alasan Sarah Michelle Gellar Tidak Izinkan Anak Punya Akun Media Sosial

Sarah Michelle Gellar dan suaminya Freddie Prinze Jr. punya aturan khusus untuk anak-anaknya


Tragedi Kanjuruhan, KPAI Minta Ada Solusi agar Anak Aman saat di Stadion

1 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, KPAI Minta Ada Solusi agar Anak Aman saat di Stadion

TGIPF tragedi Kanjuruhan diharapkan bisa menemukan solusi agar suporter anak aman kala menonton sepak bola di stadion