7 Rahasia Mendapatkan Kulit Sehat Bercahaya Menurut Ahli

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kulit cerah. Shutterstock

    Ilustrasi kulit cerah. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Tanda kulit sehat ialah bila bercahaya secara alami. Namun, pekerjaan yang menumpuk dan kegiatan yang padat kadang menyebabkan kita kurang tidur, stres, bahkan makan tidak teratur. Ini merupakan beberapa alasan yang bisa membuat kulit jadi kusam dan tidak bercahaya.

    Menurut Ilmuwan dan Ahli Dermatologi Institut Good House Keeping Beauty (GH Beauty), ada tujuh tips yang mampu mengubah kulit kusam dan tidak bercahaya Anda menjadi lebih sehat dan bersinar.

    1. Cuci Muka Secara Teratur
    Poin penting untuk mencapai kulit yang bercahaya ialah mencuci muka secara teratur dan konsisten. Mencuci muka dapat menghilangkan kotoran seperti minyak, debu, polusi yang dapat menyumbat pori-pori Anda sehingga membuat wajah tampak kusam. Cuci muka Anda secara teratur pada pagi dan malam. Menurut ahli Lab Senior Kimia GH Beauty Sabina Wizemann, saat mencuci mukamu, cobalah sambil memijat secara perlahan dengan gerakan memutar agar hasil lebih
    maksimal.

    2. Lakukan Eksfoliasi
    Langkah kedua untuk membuat kulitmu lebih halus, sehat, dan bersinar ialah dengan melakukan eksfoliasi. Hal ini berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang ada pada permukaan kulitmu. Sayangnya, menurut survei GH Beauty masih banyak dari pembacanya yang melewatkan langkah ini.

    “Salah satu cara terbaik untuk mencerahkan kulit dan meningkatkan cahayanya baik secara langsung maupun jangka panjang adalah dengan eksfoliasi,” kata Wizemann. "Proses ini akan menghilangkan lapisan luar sel-sel kulit mati sehingga permukaannya lebih halus dan lebih jelas dan bersinar."

    Wizemann menyarankan menggunakan eksfoliator fisik seperti face scrub dengan frekuensi 2-3 kali per minggu. Selain itu, juga bisa mencoba menggunakan eksfoliator kimia seperti face peel dengan frekuensi seminggu sekali untuk kulit sensitif dan tiga kali semunggu untuk tipe kulit lainnya. Setelah melakukan eksfoliasi, aplikasikan pelembab, tabir surya, atau krim sesuai dengan kebutuhan kulit.

    3. Pilih Bahan yang Mencerahkan Kulit
    Sederhananya, pilih produk yang memiliki klaim 'mencerahkan' yang tertulis di kemasan produk. Atau kalian bisa memilih produk yang mengandung Vitamic C. "Antioksidan yang mencerahkan kulit dengan mengurangi enzim yang menghasilkan pigmen," kata ahli kimia GH Beauty Lab, Danusia Wnek.

    Selain Vitamin C, kalian juga bisa memilih produk yang mengandung Niacinamide (vitamin B3). Menurut Wizemann, kandungan itu bisa memperlambat produksi pigmen serta menyamarkan bintik-bintik hitam.

    Ilustrasi buah dan sayuran/kecantikan kulit. Shutterstock.com

    4. Jaga Kelembaban Kulit
    Hal lain yang tidak boleh dilewatkan ialah menjaga kelembaban kulitmu. Caranya bisa dengan mengaplikasikan pelembab pagi dan sore. "Kurangnya kelembaban membuat kulit Anda kusam dan bahkan menonjolkan kerutan," kata Jeanine Downie, M.D., dokter kulit di Image Dermatology Montclair, New Jersey.

    Saat ini pelembab hadir dalam berbagai formula di ataranya berupa krim, gel, serum, dan lainnya. Namun, menurut Direktur Lab Kecantikan GH, Birnur Aral, Ph.D. mengatakan bahwa pelembab dalam bentuk krim lebih melembabkan kulit ketimbang formula lainnya.

    5. Gunakan Lotion Shimmery
    Kabar baik dari dunia kecantikan adalah kulit tampak bercahaya bisa diperoleh dalam waktu singkat.  Saat ini telah hadir produk bernama "glotion". Produk hybrid tersebut merupakan hasil penggabungan pelembab dalam rangkaian skin care dengan highlighter dalam rangkaian make up.

    Wnek menjelaskan bahwa glotion ini mengandung bahan-bahan humektan, seperti gliserin dan asam hialuronat, yang menarik kelembapan ke dalam kulit untuk segera membuatnya tampak kenyal dan halus.

    6. Makan Makanan Kaya Antioksidan
    Setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh tentu akan berpengaruh pada kesehatan kulitmu. Untuk menjaga kesehatan kulitmu cobalah makan beri-berian, anggur, dan kacang-kacangan yang kaya akan polifenol dan asam ellagic.

    "Penelitian terdahulu telah mengaitkan jenis antioksidan yang memerangi radikal bebas untuk membantu melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat UV seperti hiper-pigmentasi," kata Direktur Nutrisi GH Jaclyn London, MS, RD. Campurkan makan kaya antioksidan di atas ke dalam menu harianmu, misalnya pada sarapan, makanan penutup, atau camilan.

    7. Ketahui Kapan Harus Ke Dokter Kulit
    Hal terakhir yang perlu dipahami adalah kenali kondisi kulit. Bila mengalami masalah hiperpigmentasi kulit seperti bintik-bintik hitam akibat paparan sinar atau masalah lainnya yang sekiranya mengganggu Anda, cobalah kunjungi dokter ahli. Dengan begitu, dapat mengetahui apa sekiranya skin care, produk, atau perawatan apa yang perlu cipakai.

    "Untuk kerusakan akibat sinar matahari, seperti bintik-bintik gelap dan pigmentasi dari bekas jerawat, laser seperti cahaya broadband dan cahaya berdenyut sangat efektif," kata Dr. Price. "Sedangkan prosedur seperti microneedling, bentuk eksfoliasi intensif, serta serangkaian pengelupasan kimia, paling cocok untuk melasma," imbuhnya.

    GALUH PUTRI RIYANTO 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.