Tips Merawat Kulit ala Hellua Puspoyo, Tak Perlu Ikutan Tren

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegiat dunia kecantikan Hellua Puspoyo berbagi tips seputar merawat kesehatan kulit saat menghadiri peluncuran produk terbaru L'Oreal Paris di Jakarta Selatan, Senin, 5 Agustus 2019. TEMPO/Galuh Putri Riyanto

    Pegiat dunia kecantikan Hellua Puspoyo berbagi tips seputar merawat kesehatan kulit saat menghadiri peluncuran produk terbaru L'Oreal Paris di Jakarta Selatan, Senin, 5 Agustus 2019. TEMPO/Galuh Putri Riyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kulit merupakan organ tubuh terbesar yang dimiliki oleh manusia. Pada dasarnya, kulit berperan besar bagi tubuh kita, mulai dari melindungi organ dalam dari lingkungan luar hingga menjaga suhu tubuh. Sebab itu, salah satu cara untuk menjaganya ialah dengan melakukan perawatan kulit secara konsisten.

    Perawatan kulit seseorang mungkin akan berbeda dengan orang lainnya. Beauty Enthusiast Hellua Puspoyo membagikan tip perawatan kulitnya. Menurutnya yang paling penting dalam merawat kulit ialah kenali kondisi dan tipe kulit kita masing-masing. "Sebenernya yang paling penting itu adalah kita harus tau kulit kita itu seperti apa. Karena kulit kita, hanya kita yang tahu," ungkap Hellua.

    Dia mengingatkan para penggemarnya untuk trial dan error sendiri saat mencoba produk. "Misalnya aku kasih review suatu produk, kalian juga harus trial and error sendiri. Kalian harus cobain sendiri, siapa tau yang cocok di aku, belum tentu cocok di orang lain. Memang harus ada proses mencoba sendiri," imbuhnya.

    Perempuan yang juga pemilik akun Instagram @thelipstikmafiaaa ini tak lupa  pentingnya mengetahui formula bahan skin care yang dimiliki. Dengan begitu, bisa menghindari kandungan-kandungan yang dapat membuat kulit bereaksi negatif seperti iritasi, beruntusan, atau malah timbul jerawat.

    Hellua sendiri mengaku cenderung iritasi bila menggunakan sabun yang mengandung komponen Myristic Acid-nya. "Untuk kulit sensitif khususnya, saran aku coba mulai mengenali ingredients apa yang kira-kira bisa bikin kulit kita iritasi. Menurut aku itu penting banget, jadi aku pun sekarang kalo beli skin care pasti aku liat ingredients-nya dulu," ujarnya. 

    Dalam merawat kuitnya, Hellua Puspoyo mengaku hanya menjalankan rutinitas yang sederhana. Misalnya pada siang hari, ia hanya menggunakan sabun pencuci muka, produk pra-serum atau essence, serum, pelembab-biasanya berbentuk gel- dan sunscreen. "Skin care aku basic banget sebenernya. Hanya kalau malem agak panjang. Kadang suka ada tambahan masker atau sheet mask, tergantung kulitnya lagi butuh apa," kata Hellua. "Yang pasti aku sebulan sekali minimal harus ke dokter atau ke facial. Sama kalo di rumah nggak boleh skip bersihin make up."

    Tak lupa Hellua juga mengingatkan agar tidak serta merta mengikuti tren penggunaan skin care yang sebenarnya tidak cocok untukmu. Misalnya soal tren tujuh atau sepuluh langkah menggunakan skin care ala orang Korea atau Jepang. Perempuan yang sudah memiliki dua orang anak ini mengaku ia tidak cocok dengan tren tujuh rangkaian perawatan wajah tersebut.

    "Aku jujur pernah nyobain seven steps itu ya. Hanya karena aku tipe kulitya oily, akhirnya besoknya jadi beruntusan. Karena itu terlalu rich untuk aku. Mungkin mereka yang di sana (Korea atau Jepang) kan udaranya dingin ya, jadi mungkin untuk tujuh lapis tuh sebenernya buat mereka baik-baik saja," ujar Hellua Puspoyo. "Kan kita humid ya, panas, terlalu banyaklah layer-nya. Di aku sendiri enggak cocok, tapi temen-temen aku banyak juga yang cocok. Balik lagi ke diri kamu sendiri."

    GALUH PUTRI RIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.