6 Tips Mempercantik Rumah dengan Padu Padan Tekstur Interior

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi desain interior rumah. Shutterstock

    Ilustrasi desain interior rumah. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada banyak hal yang harus Anda putuskan ketika merencanakan desain interior rumah. Mulai dari gaya desain, warna cat dinding, furnitur yang dibutuhkan untuk tiap ruangan, hingga berbagai pajangan seni. Namun dalam semua perencanaan tersebut, ada satu elemen desain yang jangan sampai Anda lupakan, yaitu tekstur.

    Tekstur interior rumah meliputi banyak aspek. Mulai dari permukaan furnitur, jenis kain yang digunakan, penutup lantai, finishing untuk dinding ruangan, dan masih banyak lagi. Penggunaan tekstur dalam desain interior tidak selalu mudah untuk diaplikasikan, mengingat banyaknya aspek yang terlibat di dalamnya. Kunci utama dalam padu padan tekstur interior adalah keberanian dan kreativitas. 

    Untuk mempermudah Anda, berikut ini beberapa tips bermain dengan tekstur interior rumah untuk hasil akhir berupa tampilan yang cantik dan nyaman.

    #1. Permainan Tekstur pada Dinding Ruangan

    Dinding merupakan salah satu aspek utama dalam sebuah ruangan. Ada beragam cara untuk menambahkan tekstur pada dinding ruangan. Anda bisa menggunakan dinding batu, wallpaper dengan pola dan tekstur, teknik mengecat dinding yang berbeda, atau dengan menggunakan finishing cat dinding glossy. Kemudian, tambahkan variasi tekstur lainnya pada ruangan. Misalnya, menggunakan meja dengan permukaan super licin, karpet berbulu, atau lampu gantung stainless.

    ADVERTISEMENT

    #2. Penggunaan Karpet untuk Menambah Tekstur Lantai

    Bagaimana dengan lantai ruangan dalam rumah Anda? Apa yang dapat Anda lakukan untuk memberinya tekstur yang berpadu manis dengan isi ruangan? Salah satu cara termudah untuk memainkan tekstur pada lantai ruangan adalah menggunakan karpet. Jangan membatasi diri dengan penggunaan karpet biasa. Pilih karpet berbulu, karpet yang super tebal, atau alas lantai dari bahan anyaman bambu yang unik.

    #3. Tanaman Sebagai Penambah Tekstur Interior Rumah

    Memajang tanaman hijau dalam ruangan bukan hanya akan menyegarkan pandangan, namun juga dapat memberikan tekstur yang dibutuhkan. Anda dapat menggunakan segala jenis tanaman. Mulai dari tanaman palem besar, kaktus, hingga skulen. Opsi tidak terbatas pada tanaman hijau saja. Anda dapat menggunakan dekorasi tanaman rumput pampas ataupun tanaman bunga kering yang didekorasi sebagai pajangan dinding.

    #4. Fixture Lampu Unik

    Cara berikutnya yang dapat Anda gunakan dalam memainkan tekstur interior rumah adalah dengan memperhatikan jenis fixture lampu gantung yang Anda pilih. Anda bisa memilih fixture lampu gantung dari bahan rotan, bambu, atau metal. Tentukan desain yang unik yang dapat menambah tekstur dalam ruangan.

    #5. Bermain dengan Pola

    Berbicara mengenai tekstur interior rumah tidak hanya terbatas pada jenis materialnya saja. Permainan pola dan warna dalam sebuah ruangan akan menambah dimensi tersendiri. Meskipun material yang dipergunakan tidak memiliki tekstur yang terlihat menonjol. Sedikit tips dalam permainan pola ini adalah mulailah dari benda-benda yang kecil. Misalnya, menggunakan karpet dengan penuh warna dan pola, atau penggunaan sarung bantal hias berpola. Selanjutnya, Anda dapat melanjutkannya pada benda berskala lebih besar untuk efek maksimal.

    #6. Penggunaan Material Alam

    Penggunaan material alam dalam desain interior akan memberikan karakter tersendiri yang tidak bisa Anda dapatkan dari bahan sintetis. Pada saat yang bersamaan, material tersebut juga menambahkan tekstur ke dalam ruangan. Pilih material-material alam seperti batu, rotan, kayu, dan bahan kulit sebagai material interior rumah Anda.

    ARSITAG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?