Alasan Tiada Lagi Victoria's Secret Fashion Show di 2019

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model Kendall Jenner (tengah) berpose di atas <i>catwalk</i> saat memperagakan lingerie dalam acara Victoria's Secret Fashion Show 2018 di New York, 8 November 2018. REUTERS/Mike Segar

    Model Kendall Jenner (tengah) berpose di atas catwalk saat memperagakan lingerie dalam acara Victoria's Secret Fashion Show 2018 di New York, 8 November 2018. REUTERS/Mike Segar

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah 23 tahun menampilkan lini pakaian dalam mewah di panggung busana, peragaan pakaian dalam Victoria's Secret 2019 dibatalkan. Salah satu bintang Victoria's Secret, Shanina Shaik, mengungkap kabar mengejutkan itu kepada The Daily Telegraph.

    "Sayangnya, Victoria's Secret Show tidak akan terjadi tahun ini," kata Shaik.

    Model 28 tahun itu mengatakan kepada surat kabar itu bahwa dia sedikit kecewa karena biasanya setiap tahun berlatih sebagai bidadari Victoria's Secret. Mengenai alasan peragaan pakaian dalam itu dibatalkan, ia menyebut, "Mereka tengah mengerjakan branding dan cara-cara baru untuk melakukan pertunjukan."

    "Itu pertunjukan terbaik di dunia," kata Shaik kepada The Daily Telegraph.

    Pihak Victoria's Secret tidak segera menanggapi permintaan People untuk berkomentar terkait kabar tersebut. Shaik pertama kali berjalan di panggung Victoria's Secret pada 2011. Ia tampil kembali pada 2012, 2014, 2015, dan 2018.

    Peragaan busana itu menjadi acara yang ditunggu-tunggu setiap tahun dengan sederet model papan atas sebagai bintangnya, seperti Bella dan Gigi Hadid, Kendall Jenner, Behati Prinsloo, Adriana Lima, Tyra Banks, dan Naomi Campbell. Acara itu juga menampilkan artis-artis kenamaan seperti Rihanna, The Weeknd, Kanye West, dan Maroon 5.

    Adriana Lima di peragaan busana Victoria's Secret di New York, Amerika Serikat, Kamis, 8 November 2018. REUTERS/Mike Segar

    Berita pembatalan itu datang setelah terungkap bahwa Victoris's Secret Fashion Show tidak lagi ditayangkan di televisi. Sebelumnya, pada Mei 2019, CNBC melaporkan ada sebuah memo yang dikirimkan kepada pegawai Victoria's Secret oleh CEO L Brands, Les Wexler, yang menyebut bahwa jaringan televisi tidak lagi cocok dengan acara peragaan busana.

    "Fashion adalah bisnis perubahan. Kita harus berevolusi dan berubah untuk tumbuh. Dengan mengingat hal itu, kami telah memutuskan untuk memikirkan ulang Victoria's Secret Fashion Show yang tradisional," tulis memo itu, menurut CNBC, yang memperoleh salinannya.

    Disebutkan pula bahwa pada 2019 dan seterusnya, Victoria's Secret fokus pada pengembangan konten yang menarik serta dinamis dengan semacam acara yang dikirimkan ke pelanggan. Pengembangan konten itu akan menjadi cara yang akan mendorong batas-batas pada era digital global. Peragaan busana Victoria's Secret pertama kali disiarkan di televisi ABC pada 2001.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.